HomeBeritaBerapa Lama Saldo JHT...

Berapa Lama Saldo JHT Akan Cair Setelah Kena PHK? Berikut Penjelasannya

Sabtu, 5 Oktober 2024 – 01:02 WIB

Jakarta, VIVA – Bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan yang mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), Anda bisa mengklaim saldo Jaminan Hari Tua (JHT) Anda. Namun, berapa lama waktu pencairan saldo JHT tersebut? Simak artikel ini sampai habis.

Baca Juga :

Beragam Cara Klaim Manfaat JHT BPJS Ketenagakerjaan

Sebagaimana diketahui, JHT merupakan hak pekerja yang bisa dicairkan setelah resign atau mengalami PHK. Lalu, terkait aktu pencairannya bergantung pada beberapa faktor, termasuk jumlah saldo dan metode klaim yang digunakan.

Secara umum, pencairan JHT baru dapat dilakukan setelah peserta melewati masa tunggu satu bulan sejak surat pengunduran diri atau PHK dikeluarkan. Setelah masa tunggu tersebut, peserta bisa mengajukan klaim JHT baik secara online melalui aplikasi Jamsostek Mobile (JMO), atau datang langsung ke kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan.

Baca Juga :

INFOGRAFIK: Badal PHK Belum Berlalu, Kementerian Ketenagakerjaan Catat Peningkatan PHK di 2024

Lama proses pencairan pun bervariasi, tergantung besarnya saldo dan kelengkapan dokumen yang diserahkan. Berikut informasi lengkapnya!

Proses Pencairan Saldo JHT

Baca Juga :

Sektor Perkebunan Sawit Rentan Alami Kecelakaan Kerja, BPJS Ketenagakerjaan Menyelenggarakan ToT K3

Ilustrasi uang rupiah

Menurut keterangan dari BPJS Ketenagakerjaan, peserta yang memiliki saldo JHT kurang dari Rp10 juta bisa mendapatkan dana mereka dalam waktu satu hari kerja. Syaratnya, data peserta harus telah diperbarui melalui proses pengkinian data.

Proses ini penting untuk memastikan semua informasi yang ada sesuai dengan catatan BPJS Ketenagakerjaan. Lalu, bagi peserta yang memiliki saldo JHT di atas Rp10 juta, proses pencairan bisa memakan waktu hingga lima hari kerja setelah semua berkas dinyatakan lengkap.

Pengajuan klaim ini dapat dilakukan melalui beberapa kanal yang tersedia, baik secara online melalui Lapak ASIK (layanan tanpa tatap muka) atau dengan datang langsung ke kantor cabang BPJS.

Cara Mencairkan JHT

Berikut ini cara mencairkan saldo JHT lewat tiga cara:

1. Menggunakan Lapak ASIK

Di urutan pertama, menggunakan Lapak ASIK. Pengajuan klaim JHT ini dapat dilakukan secara online melalui platform Lapak ASIK milik BPJS Ketenagakerjaan. Peserta hanya perlu mengisi data awal, mengunggah dokumen yang diperlukan, dan mengikuti proses verifikasi yang ditentukan.

2. Datang ke Kantor Cabang

Jika lebih nyaman dengan cara tradisional, peserta dapat langsung mendatangi kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan terdekat. Di sana, mereka akan diminta mengisi formulir, menyerahkan dokumen, dan menjalani sesi wawancara serta verifikasi data.

3. Melalui Aplikasi JMO

Aplikasi JMO memungkinkan pencairan JHT dilakukan dari mana saja secara digital. Prosesnya cukup cepat, terutama bagi mereka yang memiliki saldo di bawah Rp10 juta. Setelah mengunggah dokumen dan melalui verifikasi, dana JHT akan ditransfer ke rekening peserta.

Itulah langkah-langkah yang sesuai agar dana JHT Anda bisa cair dalam jangka waktu yang telah ditentukan, tergantung metode klaim dan jumlah saldo. Pastikan semua persyaratan sudah lengkap untuk mempercepat proses pengajuan.

Halaman Selanjutnya

Proses ini penting untuk memastikan semua informasi yang ada sesuai dengan catatan BPJS Ketenagakerjaan. Lalu, bagi peserta yang memiliki saldo JHT di atas Rp10 juta, proses pencairan bisa memakan waktu hingga lima hari kerja setelah semua berkas dinyatakan lengkap.

Halaman Selanjutnya

Berita populer

Semua Berita

Raksasa Media PHK 2.000 Karyawan: Dampak Terbesar pada Divisi Ini

Raksasa Media BBC PHK 2.000 Karyawan dalam Program Efisiensi Besar-besaran Jakarta, VIVA...

Feel Alive: Pengantar Menuju Album Baru Weda Mauve

Weda Mauve Hadirkan Kisah Personal melalui Single Terbarunya, "Feel Alive" Weda Mauve...

Peningkatan Cagar Budaya: PU Kucurkan Rp21 Miliar untuk Pura Mangkunegaran

Kementerian PU Bangun Paralympic Training Center, Siap Cetak Atlet Difabel Kelas...

Gone Future: Supergrup Indie Rock Swedia Debut Dengan Single ‘Nightcap’

Gone Future: Mengusung Energinya dalam "Nightcap" Label independen asal Stockholm, PNKSLM Recordings,...

Baca Sekarang

Raksasa Media PHK 2.000 Karyawan: Dampak Terbesar pada Divisi Ini

Raksasa Media BBC PHK 2.000 Karyawan dalam Program Efisiensi Besar-besaran Jakarta, VIVA - Salah satu raksasa media terkemuka dunia, BBC asal Inggris, dilaporkan tengah mempersiapkan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sekitar 2.000 karyawan. Langkah ini merupakan bagian dari program efisiensi besar-besaran yang dilakukan perusahaan untuk menekan biaya operasional...

Feel Alive: Pengantar Menuju Album Baru Weda Mauve

Weda Mauve Hadirkan Kisah Personal melalui Single Terbarunya, "Feel Alive" Weda Mauve kembali menghadirkan kisah personal melalui single terbarunya yang berjudul "Feel Alive". Lagu ini terinspirasi dari pengalaman emosional yang menyoroti harapan dan kehilangan, mengisahkan tentang seseorang yang menemukan cahaya setelah hidup dalam kehampaan namun harus menyaksikan cahaya...

Peningkatan Cagar Budaya: PU Kucurkan Rp21 Miliar untuk Pura Mangkunegaran

Kementerian PU Bangun Paralympic Training Center, Siap Cetak Atlet Difabel Kelas Dunia Pada Selasa, 16 Juni 2026, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) kembali menunjukkan komitmennya dalam melestarikan sejarah Nusantara dengan merenovasi zona inti kawasan Pura Mangkunegaran, Surakarta. Dengan alokasi anggaran mencapai Rp21 miliar pada tahun 2026, pemerintah melalui Direktorat...

Gone Future: Supergrup Indie Rock Swedia Debut Dengan Single ‘Nightcap’

Gone Future: Mengusung Energinya dalam "Nightcap" Label independen asal Stockholm, PNKSLM Recordings, telah mengumumkan bergabungnya kuartet indie rock Swedia, Gone Future, ke dalam jajaran artis mereka. Dalam debut mereka dengan label tersebut, Gone Future merilis single perdana berjudul “Nightcap”. Lagu ini langsung memperlihatkan identitas kuat mereka dengan paduan...

Cara Mengatasi Siklus Pasar Modal Ke-8 Sejak 2000-an

Kebangkitan Pasar Modal Indonesia dalam Siklus ke-8 Sejak Tahun 2000: Pola dan Tantangan Pada tanggal 15 Juni 2026, PT Henan Putihrai Sekuritas mengungkapkan bahwa Pasar Modal Indonesia telah mengalami delapan siklus koreksi besar sejak tahun 2000. Siklus kedelapan ini, yang berlangsung hingga saat ini, telah menyaksikan IHSG mengalami...

W.A.I.T Membahas Trauma, Pelecehan, dan Perlawanan dalam Nemesis

W.A.I.T Rilis Single "Nemesis": Manifestasi Perlawanan dan Kebangkitan Grup musik tanah air, W.A.I.T, memulai langkah baru dalam perjalanan mereka dengan merilis single terbaru berjudul “Nemesis” pada 6 Juni 2026. Lagu ini bukan sekadar karya musik biasa, melainkan manifestasi perlawanan dan keberanian untuk bangkit dari trauma. Menyuarakan Trauma dan Perlawanan “Nemesis”...

Proyeksi Rupiah Menguat: 3 Fondasi Penting Penguatan

Penguatan Rupiah Menuju Kisaran Rp17.500 per Dolar AS: Ekonom Beberkan 3 Fondasi Penting Pasca tekanan yang signifikan beberapa bulan terakhir, rupiah kini menunjukkan tanda-tanda penguatan yang cukup menjanjikan. Ekonom Trimegah Sekuritas Indonesia, Fakhrul Fulvian, memproyeksikan bahwa nilai tukar rupiah akan bergerak menuju kisaran Rp17.450 hingga Rp17.650 per dolar...

Jakarta International Marathon 2026: Menarik Diri Sebagai Destinasi Sport Tourism Terbaik

BTN Jakarta International Marathon 2026: Sukses Besar dan Dukung Pertumbuhan Ekonomi Pada 13–14 Juni 2026, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN sukses menggelar BTN Jakarta International Marathon (Jakim) 2026. Acara tersebut diikuti oleh puluhan ribu pelari baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Dukungan untuk Pertumbuhan Ekonomi Chief...

Sabertooth Memperkenalkan Album Kedua Dengan Lagu “Blessing Rage”

Sabertooth Siap Rilis Album Kedua, Awali Langkah dengan "Blessing Rage" Sabertooth Mengibarkan Bendera Baru dengan "Blessing Rage" Di tengah lautan band baru di dunia musik keras Indonesia, Sabertooth tetap eksis dengan identitasnya yang kuat. Setelah lebih dari satu dekade sejak album debut, band asal Magelang ini kembali dengan single...

Konservasi Megamendung Jadi Bukti Kolaborasi Pelestarian Alam

Yayasan Paseban memperkuat edukasi lingkungan melalui pengembangan kawasan konservasi.

Pertamina Patra Niaga Gandeng Warga untuk Olah Sampah Menjadi Berkah

Pertamina Patra Niaga Gandeng Komunitas Lokal untuk Program Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat Jakarta, VIVA - Pertamina Patra Niaga menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga kelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat melalui berbagai program di berbagai wilayah operasionalnya. Program Community Involvement & Development telah dijalankan dengan sukses di Dumai, Kasim, dan...

Telepon Terbaru Dengan Orkestra: Seperti Yang Tak Terduga

Telephone Hadirkan Versi Baru "Seperti Yang Tak Kau Bayangkan" dengan Nuansa Orkestra Seiring berjalannya waktu, ada lagu-lagu yang mampu tetap relevan dan memiliki daya tarik yang abadi. Salah satunya adalah "Seperti Yang Tak Kau Bayangkan" dari band Telephone, yang kembali...