HomeBeritaIndustri Tekstil Terperangkap dalam...

Industri Tekstil Terperangkap dalam Stigma Senja: Pengusaha Sulit Mendapatkan Akses Pembiayaan

Selasa, 9 Juli 2024 – 19:53 WIB

Jakarta – Plt Dirjen Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil (IKFT) Kementerian Perindustrian, Reny Yanita mengungkapkan hal yang membebani industri Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) nasional. Salah satunya adalah adanya stigma atau anggapan bahwa industri tersebut tengah mengalami sunset industri sehingga membuat para pelaku usaha sulit mendapatkan pembiayaan.

Baca Juga :

Kemenperin Wanti-wanti China Surplus Produk Tekstil Bidik RI Jadi Pasar Utama

Padahal, para pelaku usaha di industri TPT itu tengah membutuhkan dana segar untuk melakukan pembaharuan alat-alat produksinya, yang kini rata-rata telah berusia 20 tahun.

“Karena ada anggapan bahwa industri TPT ini tengah mengalami sunset industri, sehingga para pelakunya sulit mengakses sumber pembiayaan,” kata Reny dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VII DPR RI, Selasa, 9 Juli 2024.

Baca Juga :

Luncurkan Peta Jalan Penguatan Dana Pensiun, OJK Wanti-wanti Industri Bukan Sekadar Dokumen

Industri Tekstil Bandung

Industri Tekstil Bandung

Foto :
  • ANTARA FOTO/Adeng Bustomi

Dia menilai, hal ini menjadi masalah karena daya saing di industri TPT ini sudah semakin berkembang dengan adanya inovasi dan digitalisasi dari para pesaing global. Sehingga, masalah efisiensi produksi di industri TPT di Tanah Air juga menjadi sorotan bagi Kemenperin.

Baca Juga :

Ogah Revisi Permendag 8 soal Impor, Zulhas: Yang Belum Saya Kasih Apa?

Di sisi lain, kerentanan industri TPT di Tanah Air juga disebabkan adanya aturan impor yang tidak dapat membendung serbuan produk dari luar negeri. Karenanya, Dia menegaskan bahwa masalah importasi pakaian jadi masih membutuhkan persyaratan impor berupa Pertimbangan Teknis (Pertek).

Reny menilai, Persetujuan Impor (PI) oleh Kemendag yang menjadi syarat impor selain Laporan Surveyor, nyatanya tidak mempertimbangkan faktor-faktor yang sebelumnya dipertimbangkan dalam Pertek tersebut.

“Jadi Persetujuan Impor yang dikeluarkan oleh Kementerian Perdagangan tidak mempertimbangkan faktor harga dan supply demand-nya,” ujar Reny.

Selain itu, terjadi juga fenomena penurunan utilisasi industri konveksi dan alas kaki IKM rata-rata sebesar 70 persen, semenjak pemberlakuan Permendag No. 8/2024 sejak tanggal 17 Mei 2024 lalu. Hal ini dibarengi dengan penerapan restriksi perdagangan di sejumlah negara, sehingga Indonesia dengan aturan impor yang dianggap lebih longgar langsung menjadi negara tujuan baru bagi produk-produk asal luar negeri tersebut.

“Itu yang masuk melalui jalur legal, belum lagi yang masuk melalui jalur ilegal. Karena yang belum selesai sampai hari ini yaitu terkait dengan impor ilegal dan impor pakaian bekas atau thrifting, sehingga berdampak pada industri tekstil nasional dan para pekerjanya,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya

“Jadi Persetujuan Impor yang dikeluarkan oleh Kementerian Perdagangan tidak mempertimbangkan faktor harga dan supply demand-nya,” ujar Reny.

Halaman Selanjutnya

Berita populer

Semua Berita

PASTI Satgas Berhasil Hentikan Operasional Econext Ventures

Satgas PASTI Hentikan Operasional PT Econext Ventures Indonesia Pada Kamis, 16 Juli...

99% Mataram Shit: Shinigami Rayakan Skena Hardcore Melalui Video Musik

Shinigami: Pembawa Semangat Hardcore Mataram di Era Digital Di tengah pandangan negatif...

15 Tahun Kemenkeu Dapat WTP Berturut-turut dari BPK

Kementerian Keuangan Raih Opini WTP ke-15 Secara Berturut-turut dari BPK Kementerian Keuangan...

Alasan Minat Gen Z Ke Konser Naik Meski Harga Tiket Terus Meningkat

Harga Tiket Konser Terus Naik, Minat Gen Z Datang ke Konser...

Baca Sekarang

PASTI Satgas Berhasil Hentikan Operasional Econext Ventures

Satgas PASTI Hentikan Operasional PT Econext Ventures Indonesia Pada Kamis, 16 Juli 2026, Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) secara resmi memberhentikan operasional PT Econext Ventures Indonesia (EVI), perusahaan yang diduga melakukan penipuan dengan modus pengumpulan dana masyarakat mirip dengan securities crowdfunding. Investasi Ilegal dengan Skema Mirip...

99% Mataram Shit: Shinigami Rayakan Skena Hardcore Melalui Video Musik

Shinigami: Pembawa Semangat Hardcore Mataram di Era Digital Di tengah pandangan negatif terhadap skena hardcore di Mataram, Shinigami membuktikan sebaliknya. Band asal Mataram ini merilis video musik "99% Mataram Shit" pada 8 Juli 2026 melalui kanal YouTube resmi mereka. Rilisan ini tidak hanya sekadar video musik, tetapi juga...

15 Tahun Kemenkeu Dapat WTP Berturut-turut dari BPK

Kementerian Keuangan Raih Opini WTP ke-15 Secara Berturut-turut dari BPK Kementerian Keuangan Kembali Raih Opini WTP ke-15 Secara Berturut-turut dari BPK Pada Kamis, 16 Juli 2026, Kementerian Keuangan kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Tahun 2025. Opini ini menjadi yang...

Alasan Minat Gen Z Ke Konser Naik Meski Harga Tiket Terus Meningkat

Harga Tiket Konser Terus Naik, Minat Gen Z Datang ke Konser Justru Meningkat Industri musik live terus mengalami perkembangan yang menarik, terutama dalam hal harga tiket konser yang terus meningkat. Meski demikian, Generasi Z justru menunjukkan minat yang semakin tinggi dalam menghadiri konser musik secara langsung. Hal ini...

Donald Trump Batal Kenakan Biaya 20% untuk Kargo di Selat Hormuz

Donald Trump Batalkan Rencana Biaya 20 Persen untuk Kargo di Selat Hormuz Pada Rabu, 15 Juli 2026, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan pembatalan rencana pengenaan biaya sebesar 20 persen terhadap seluruh pengiriman kargo yang melintasi Selat Hormuz. Keputusan tersebut diambil dalam konteks meningkatnya ketegangan antara AS...

Bintang Magnolia: Reza Ryan (Ex Gitaris ERK) Debut Musik Kantusfirmus

Eks Gitaris Efek Rumah Kaca, Reza Ryan, Rilis Single Bintang Magnolia dengan Proyek Kantusfirmus Eks Gitaris Efek Rumah Kaca, Reza Ryan, Rilis Single Bintang Magnolia dengan Proyek Kantusfirmus ...

RWA: Salah Satu Motor Pertumbuhan Industri Kripto

Tokenisasi Aset: Inovasi Baru dalam Dunia Kripto Pada era digital seperti sekarang ini, perkembangan Real World Assets (RWA) atau tokenisasi menjadi sorotan utama dalam dunia industri aset kripto global. Institusi keuangan semakin memanfaatkan teknologi blockchain, sehingga membuat tokenisasi aset semakin menarik perhatian. Inovasi Tokenisasi Aset Aloysia Dian, Chief Marketing Indodax,...

Hasil Obrolan dari Lomba Sihir Tentang Hidup Setelah Kehilangan

Lomba Sihir Merilis Single Terbaru "Di Seberang" Lomba Sihir kembali membuka ruang perenungan melalui single terbaru bertajuk “Di Seberang” yang resmi dirilis di seluruh platform musik digital pada 15 Juli 2026 melalui Sun Eater. Lagu ini menjadi pengantar menuju album ‘Setelah: Obrolan Jam 3 Pagi’ yang dijadwalkan meluncur...

5 Aplikasi Edit Video Android Terbaik untuk Vlog

Aplikasi Edit Video Vlog Terbaik di Android Aplikasi Edit Video Vlog Terbaik di Android Saat ini, semakin banyak orang yang tertarik untuk mengunggah video-vlog ke...

Promo BRI Wellness Experience 2026 di Wellness Garden Jakarta

BRI Wellness Experience 2026: Menikmati Gaya Hidup Sehat dengan Lebih Menyenangkan Pada masa sekarang, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gaya hidup sehat semakin meningkat. Tidak hanya sebatas berolahraga rutin, tetapi juga merawat kesehatan mental, mengelola stres, dan memberi waktu untuk istirahat dari aktivitas sehari-hari. Konsep Wellness yang Menyeluruh Selaras dengan perubahan...

Pelabelan Musik AI DiMA, Deezer, Dan Suno: Revolusi Baru

Perdebatan Pelabelan Musik AI: Tanggapan dari Berbagai Pihak Perdebatan seputar penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam industri musik semakin memanas. Setelah beberapa organisasi meluncurkan sistem pelabelan baru untuk membedakan lagu yang dibuat oleh AI dan yang menggunakan AI sebagai alat bantu, respons dari berbagai pihak mulai bermunculan. Hal ini...

Cara Menambah Foto Kontak di HP Android untuk Meningkatkan Kepribadian

Salah satu Fitur yang Sering Diabaikan: Cara Menambahkan Foto Kontak di Android Menambahkan foto pada setiap kontak yang kita miliki tidak hanya memberikan sentuhan personal, tetapi juga mempermudah mengenali setiap kontak secara visual. Meskipun begitu, masih banyak pengguna yang mengabaikan fitur sederhana ini, sehingga membuat daftar kontak terlihat...