HomeBeritaKementan Mempermudah Akses Petani...

Kementan Mempermudah Akses Petani Ke Pupuk Bersubsidi

Selasa, 3 September 2024 – 20:02 WIB

Jakarta, VIVA – Kementerian Pertanian (Kementan) telah memberikan kemudahan bagi para petani untuk menebus pupuk bersubsidi. Kemudahan ini juga merupakan langkah Kementan dalam percepatan penyerapan pupuk bersubsidi yang tepat waktu dan tepat sasaran.

Baca Juga :

Kementan dan Pupuk Indonesia Kawal Serapan Pupuk Bersubsidi

Direktur Pupuk dan Pestisida Kementerian Pertanian Jekvy Hendra mengatakan kemudahan penebusan pupuk diatur melalui Kepdirjen 07 Tahun 2024 tentang Penyaluran Pupuk Bersubsidi Dari Kios ke Petani.

“Kami sudah memberikan fleksibilitas kepada petani untuk melakukan penebusan pupuk bersubsidi melalui Kepdirjen,” ungkap Jekvy dalam Rapat Koordinasi Evaluasi Penyaluran Pupuk Bersubsidi Tahun 2024 di Gedung Phonska PT Pupuk Indonesia, Jakarta, Senin, 2 September 2024.

Baca Juga :

Menilik Produksi Kopi Puntang, Juara Dunia yang Kaya Cita Rasa

Dirjen PSP Kementan Andi Nur Alam bersama Direktur Pemasaran PT Pupuk Indonesia

Dirjen PSP Kementan Andi Nur Alam bersama Direktur Pemasaran PT Pupuk Indonesia

Beberapa kemudahan yang diberikan dalam Kepdirjen tersebut adalah penebusan secara berkelompok melalui surat kuasa, penebusan diwakilkan oleh anggota keluarga menggunakan kartu keluarga (KK), penebusan diwakilkan oleh ahli waris melalui surat keterangan. Penebusan juga bisa dilakukan oleh penggarap pengganti yang ditunjukkan dengan berita acara pengalihan garapan dan surat kuasa, penebusan di wilayah blankspot (susah sinyal), serta beberapa kelonggaran dalam pelaporan administrasi pupuk bersubsidi.

Baca Juga :

Terima Penghargaan Agricola Medal dari FAO, Jokowi Persembahkan Untuk Petani RI

“Kita perlu terus mensosialisasikan Kepdirjen ini kepada petani, penyuluh pertanian, dan kios pengecer,” jelasnya.

Tim Satgas Khusus Pencegahan Korupsi Mabes Polri Hotman Tambunan mengapresiasi langkah-langkah Kementerian Pertanian dalam menjamin mekanisme penebusan pupuk bersubsidi yang mudah dan akuntabel, yaitu melalui implementasi aplikasi iPubers dan Kepdirjen Penyaluran Pupuk Bersubsidi dari Kios ke Petani.

“Banyak masalah pupuk bersubsidi yang terjadi terutama pada tahun 2022 ke bawah karena banyak pendataan yang fiktif. Sekarang ini sudah mulai teratasi,” terang Hotman.

Hotman mengingatkan agar pembinaan kepada kios dan distributor terus dilakukan untuk meminimalisir terjadinya penyimpangan dan adanya temuan dari pihak aparat penegak hukum (APH).

“Tidak hanya serapan saja yang penting, namun perlu dipastikan semua petani yang berhak dapat terdaftar sebagai penerima pupuk bersubsidi,” ucapnya.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Andi Nur Alam Syah menegaskan, pupuk subsidi merupakan bentuk tanggung jawab dan pelayanan pemerintah kepada petani. Dengan menggunakan APBN, maka pengalokasian hingga distribusi pupuk bersubsidi ini harus akuntabel.

Andi mengatakan, bentuk akuntabilitas dalam mempertanggungjawabkan uang negara ini dijabarkan dengan mekanisme penebusan pupuk bersubsidi. Salah satunya yang menggunakan iPubers saat ini.

“Mekanisme penebusan pupuk subsidi dengan iPubers ini mudah, petani datang ke kios dengan membawa KTP untuk membeli pupuk bersubsidi, lalu difoto untuk verifikasi dan laporan atas penebusan itu,” kata Andi.

Lebih lanjut dijelaskannya, secara otomatis dan paralel aplikasi iPubers akan melakukan pengecekan stok ke aplikasi Rekan dan pengecekan alokasi ke aplikasi e-Alokasi.

“Jika jumlah barang yang akan ditebus sesuai dengan stok dan alokasi, maka transaksi dapat dilanjutkan,” pungkasnya.

Diketahui, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman telah meningkatkan alokasi pupuk subsidi untuk seluruh Indonesia. Mentan mengatakan bahwa distribusi harus diperhatikan agar tepat sasaran.

“Pupuk subsidi ini telah disiapkan pemerintah di tahun 2024 untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Kami titip kios-kios dan distributor agar tidak melakukan kecurangan,” tegasnya.

Halaman Selanjutnya

“Banyak masalah pupuk bersubsidi yang terjadi terutama pada tahun 2022 ke bawah karena banyak pendataan yang fiktif. Sekarang ini sudah mulai teratasi,” terang Hotman.

Halaman Selanjutnya

Berita populer

Semua Berita

Apa Itu Dirty Latte: Segelas Kopi Susu Dingin dengan Sentuhan Espresso

Menikmati Pengalaman Unik Bersama Dirty Latte Bagi para penikmat kopi, selalu menarik...

Review Single TUNA “Transit”: Kisah Pergi dan Bertahan

TUNA Debut dengan Single "Transit" yang Memikat TUNA, trio pop alternatif asal...

Profil Sayuti Melik: Penulis Teks Proklamasi

Sayuti Melik: Sosok Penting di Balik Teks Proklamasi Sayuti Melik dikenal sebagai...

Resep Dirty Latte: Cara Membuatnya di Rumah

Tren Dirty Latte: Kopi Kekinian dengan Tampilan Unik Industri kopi kekinian terus...

Baca Sekarang

Apa Itu Dirty Latte: Segelas Kopi Susu Dingin dengan Sentuhan Espresso

Menikmati Pengalaman Unik Bersama Dirty Latte Bagi para penikmat kopi, selalu menarik untuk mencoba tren minuman baru. Salah satu minuman yang sedang populer belakangan ini adalah dirty latte, juga dikenal sebagai dirty coffee. Terinspirasi dari konsep yang unik, dirty latte menawarkan pengalaman minum kopi yang berbeda dari biasanya. Dirty...

Review Single TUNA “Transit”: Kisah Pergi dan Bertahan

TUNA Debut dengan Single "Transit" yang Memikat TUNA, trio pop alternatif asal Jakarta yang terdiri dari Zehan Al Ghifari, Defa Muhamad, dan Achmad Farizi, baru-baru ini memperkenalkan diri mereka melalui single debut bertajuk "Transit". Lagu ini kini sudah bisa dinikmati di berbagai platform streaming digital ternama seperti Spotify,...

Profil Sayuti Melik: Penulis Teks Proklamasi

Sayuti Melik: Sosok Penting di Balik Teks Proklamasi Sayuti Melik dikenal sebagai salah satu tokoh penting dalam sejarah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Ia lahir di Sleman, Yogyakarta, pada 22 November 1908 dan menunjukkan minat pada persoalan kebangsaan sejak muda. Selain sebagai aktivis nasionalis, Sayuti Melik juga dikenal sebagai seorang jurnalis...

Resep Dirty Latte: Cara Membuatnya di Rumah

Tren Dirty Latte: Kopi Kekinian dengan Tampilan Unik Industri kopi kekinian terus menghadirkan inovasi, salah satunya adalah dirty latte. Minuman kopi ini memadukan susu dingin dengan espresso panas, menciptakan tampilan berlapis yang unik dengan warna putih susu dan cokelat gelap espresso. Bahan dan Cara Membuat Dirty Latte Untuk membuat dirty...

Dukung Swasembada Gula: Pabrik Gula Tjepiring Kendal dan Konsistensi Petani Tebu

Pabrik Gula Tjepiring di Kendal Konsisten Serap Tebu Petani Pabrik Gula (PG) Tjepiring di Kendal, Jawa Tengah, menegaskan komitmennya untuk menyerap tebu petani pada musim giling 2026. General Manager PG Tjepiring, Tri Mintorogojati, menyatakan bahwa pabrik ini secara konsisten menerima pasokan tebu dari kebun petani setiap tahun, terutama...

7 Siasat Terbaik Mencegah Gagal Bayar

Pangandaran Siap Menghadapi Tantangan Fiskal di Penghujung Tahun Pada 8 Agustus 2026, Kabupaten Pangandaran telah melakukan langkah preventif yang tegas dan disiplin untuk menghindari risiko gagal bayar di penghujung tahun anggaran. Diskusi panjang di ruang rapat DPRD Pangandaran menjadi momentum penting dalam menjaga kelangsungan keuangan daerah. Komisi IV DPRD...

Manfaat Olahraga dalam Mengurangi Stres: Fakta dan Tips

Olahraga Sebagai Solusi Mengurangi Stres Menurut WHO Stres merupakan hal umum yang sering dialami dalam kehidupan sehari-hari. Berbagai tuntutan, masalah, dan tekanan dapat membuat pikiran terasa penuh. Salah satu cara sederhana yang bisa dilakukan untuk mengelola stres adalah dengan berolahraga. Manfaat Olahraga untuk Mengurangi Stres Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO),...

Suburban Sessions – Edisi Pertama: Menikmati Musik di Pinggiran Kota

Modern Misfits dan Rumah Atraksi telah mengumumkan kolaborasi mereka untuk menghadirkan "Suburban Sessions", sebuah seri showcase musik alternatif yang bertujuan untuk merayakan kreativitas dan cerita dari lingkungan suburban. Event ini bertujuan untuk memberikan panggung kepada band-band alternatif untuk memperkenalkan musik mereka kepada khalayak yang lebih luas. Lineup Band "Suburban...

Formasi 17-8-45 Paskibraka: Sejarah & Makna

Prosesi Pengibaran Bendera Pusaka dan Makna Formasi 17-8-45 Jakarta - Prosesi pengibaran Bendera Pusaka oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) selalu menjadi bagian penting dalam upacara peringatan Kemerdekaan Indonesia setiap tahunnya. Formasi 17-8-45 yang digunakan dalam prosesi tersebut memiliki makna yang sangat dalam dan melambangkan sejarah Proklamasi Kemerdekaan...

Biaya Klaim Asuransi Mobil: Rincian dan Contoh

Jakarta (ANTARA) - Biaya klaim asuransi mobil tidak sepenuhnya ditanggung oleh perusahaan asuransi. Pemilik kendaraan masih perlu membayar risiko sendiri atau own risk sesuai ketentuan dalam polis. Apa Itu Biaya Risiko Sendiri? Biaya risiko sendiri atau deductible merupakan sejumlah uang yang harus dibayarkan pemegang polis saat mengajukan klaim. Setelah...

Dari FOMO ke JOMO: Anak Muda Berani Nyaman Tanpa Ikut Tren

Anak Muda dan Fenomena JOMO: Bukan Hanya Soal Tidak Ikut Tren Media sosial telah menjadi tempat di mana berbagai tren datang dan pergi dengan cepat. Mulai dari tempat nongkrong baru, tren fesyen, makanan, olahraga, hingga aktivitas yang sedang populer dapat dengan mudah ditemui di...

Gandeng BUMN China, DMS Propertindo Cepatkan Urbanova Edu Hub

DMS Propertindo Gandeng BUMN China untuk Pengembangan Urbanova Edu Hub DMS Propertindo Gandeng BUMN China untuk Pengembangan Urbanova Edu Hub Pada Rabu, 12 Agustus 2026, PT DMS Propertindo Tbk. (KOTA) telah melakukan penjajakan kerjasama yang menarik dengan...