HomeBeritaPedagang Diamankan karena Barang...

Pedagang Diamankan karena Barang Impor Ilegal, Mendag Berikan Penjelasan

Jumat, 19 Juli 2024 – 15:15 WIB

Jakarta – Sebuah video viral yang beredar di media sosial memperlihatkan situasi menegangkan, saat petugas melakukan razia penertiban barang impor di salah satu pusat perbelanjaan kawasan Mangga Dua, Jakarta, pada 15 dan 16 Juli 2024. Sontak, hal itu pun membuat para pedagang panik, khususnya pedagang yang menjual barang-barang impor.

Baca Juga :

Sambangi Mendag, Menperin Sepakat Bentuk Satgas Anti Impor Ilegal

Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan alias Zulhas mengatakan, pihaknya melalui Satgas Pengawasan Barang Tertentu yang Diberlakukan Tata Niaga Impor, belum melakukan sidak sebagaimana yang diberitakan tersebut.

Hal itu karena Satgasnya pun baru dibentuk per hari ini, sehingga petunjuk pelaksanaan (juklak) serta petunjuk teknis (juknis) nya pun diperkirakan baru akan rampung pada hari Selasa pekan depan.

Baca Juga :

Sah! Harga MinyaKita Naik Jadi Rp 15.700 Per Liter

“Saya lihat dan ikutin di medsos, ada yang berkembang, isu pengawasan yang dilakukan di pusat-pusat perbelanjaan misalnya. Nah, itu (terjadi) sudah berapa hari, kan Satgasnya baru (dibentuk) hari ini,” kata Zulhas dalam konferensi pers di kantornya, Jumat, 19 Juli 2024.

Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan dan Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, usai menggelar pertemuan di kantor Kemendag, Jakarta, Jumat, 19 Juli 2024

Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan dan Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, usai menggelar pertemuan di kantor Kemendag, Jakarta, Jumat, 19 Juli 2024

Photo :
  • VIVA.co.id/Mohammad Yudha Prasetya

Baca Juga :

Kecam Razia Barang Impor Ilegal oleh Pemerintah, Hotman Paris: Dasar Hukumnya Apa?

“Tentu juklak-juknisnya pun mungkin paling cepat Senin, dan Selasa baru bekerja. Jadi kalau ada ramai berita (sidak), Satgasnya baru kok, belum,” sambungnya.

Meski demikian, Zulhas menilai bahwa siapapun pihak yang melakukan sidak itu sebenarnya juga sudah melihat bahwa barang-barang ilegal memang telah ramai beredar di pasaran.

“Ini belum apa-apa kok katanya sudah ada sidak, yang mana? Toko tutup lah dan sebagainya. Berarti ini kan kelihatan memang banyak yang ilegal,” ujar Zulhas.

Dia bahkan mengaku bahwa Satgas yang baru dibentuk oleh Kemendag dan 11 Kementerian/Lembaga terkait lainnya itu, baru berlaku efektif mulai hari ini sampai akhir tahun 2024 mendatang. Dia pun mengaku belum tahu bahwa apakah pemerintahan yang baru nanti akan melanjutkan kinerja Satgas tersebut.

“Berlaku efektif sejak hari ini sampai dengan akhir tahun ini. Jadi sampai akhir tahun, Desember 2024. Nanti dilihat bagaimana pemerintahan yang akan datang apakah diperlukan lanjut atau tidak,” kata Zulhas.

Mengenai apakah nantinya Satgas yang baru dibentuk ini juga akan melakukan sidak kepada para pedagang atau importir, Zulhas mengatakan bahwa hal itu tergantung dengan Kementerian/Lembaga terkait tugasnya masing-masing. Namun, Dia memperkirakan bahwa juklak dan juknis Satgas ini baru akan selesai pada hari Senin, dan Selasa baru akan mulai bekerja.

“Tetapi bagaimana kalau ada (sidak)? Ya tergantung tugas kementerian masing-masing. Kalau sesuai aturan, silahkan saja. Tapi Satgas ini baru akan bekerja, hari Senin mungkin juklak-juknis sudah selesai, Selasa saya kira sudah akan kelihatan pergerakannya nanti,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya

“Ini belum apa-apa kok katanya sudah ada sidak, yang mana? Toko tutup lah dan sebagainya. Berarti ini kan kelihatan memang banyak yang ilegal,” ujar Zulhas.

Halaman Selanjutnya

Berita populer

Semua Berita

Perampingan BUMN: Ancaman PHK Karyawan?

Badan Pengelola Investasi Danantara Tetap Pertahankan Karyawan Pada Jumat, 12 Juni 2026,...

Hanevia Debut Single Melankolis: Everything You’ve Done

Di tengah dominasi musik hardcore dan metal, kini muncul gelombang baru...

Manajer Kopdes Merah Putih, Menkop Ferry: Gaji Tetap Rahasia!

Menteri Koperasi Umumkan Hasil Seleksi Manajer Koperasi Desa dan Kampung Nelayan...

Metyr Resmi Mengudara: Eksplorasi Blackgaze dan Post-Rock dalam EP Debut

Metyr: Mengudara dengan Blackgaze dan Post-Rock Bandung kembali menunjukkan semangat musik kerasnya...

Baca Sekarang

Perampingan BUMN: Ancaman PHK Karyawan?

Badan Pengelola Investasi Danantara Tetap Pertahankan Karyawan Pada Jumat, 12 Juni 2026, Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara menyatakan komitmennya untuk tidak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawan dalam proses perampingan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang sedang berlangsung. Hal ini disampaikan oleh Chief Operating Officer (COO) Danantara,...

Hanevia Debut Single Melankolis: Everything You’ve Done

Di tengah dominasi musik hardcore dan metal, kini muncul gelombang baru musik emo dan midwest emo di Tulungagung. Salah satunya adalah band bernama Hanevia yang baru saja merilis single perdana bertajuk “Everything You’ve Done”. Emosi dan Melankolia dalam Single Perdana Hanevia Hanevia, band asal Tulungagung, terdiri dari Esa (vokalis...

Manajer Kopdes Merah Putih, Menkop Ferry: Gaji Tetap Rahasia!

Menteri Koperasi Umumkan Hasil Seleksi Manajer Koperasi Desa dan Kampung Nelayan Merah Putih Pada Kamis, 11 Juni 2026, Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, memberikan kabar terbaru terkait hasil seleksi manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) dan manajer Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Ferry mengungkapkan bahwa hasil seleksi untuk 30.000...

Metyr Resmi Mengudara: Eksplorasi Blackgaze dan Post-Rock dalam EP Debut

Metyr: Mengudara dengan Blackgaze dan Post-Rock Bandung kembali menunjukkan semangat musik kerasnya melalui kehadiran Metyr, unit baru di ranah post-black metal dan blackgaze. Mereka merilis EP debut self-titled pada 11 Juni 2026 dan langsung mencuri perhatian para penggemar musik ekstrem. Atmosfer Gelap dengan Nuansa Emosional Metyr terdiri dari Bryan Arkan,...

Pemerintah Bantah Tak Mampu Tahan Harga Pertamax: Ini Biang Kerok!

Pemerintah Bantah Tudingan Kenaikan Harga Pertamax Pemerintah Bantah Tudingan Kenaikan Harga Pertamax Pada Kamis, 11 Juni 2026, Pemerintah menepis tudingan bahwa lonjakan harga Pertamax disebabkan oleh ketidakmampuan Pertamina untuk menahan harga jualnya di tengah kenaikan harga minyak dunia. Hal tersebut menjadi faktor utama di balik peningkatan harga jual Pertamax...

Mlli Jaa Ehh Asia Tour 2026: Destinasi Wisata Terbaik di Asia

Rapper Thailand MILLI Siap Menggebrak Jakarta dalam Tur Asia 2026 Penggemar hip-hop Asia di Indonesia bersiap-siap untuk menyambut salah satu rapper paling bersinar belakangan ini, MILLI dari Thailand. Dalam kolaborasi antara YUPP! Entertainment, Fortythree Agency, Live Nation Tero, dan Hypelive, diumumkan bahwa MILLI akan menggelar tur perdananya di...

Prabowo Targetkan RI Swasembada Energi dalam 3 Tahun: Strategi dan Tindakan

Prabowo Subianto Targetkan Indonesia Swasembada Energi dalam 3 Tahun Pada Musyawarah Nasional HIPMI ke-18 Tahun 2026, Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa target Indonesia untuk mencapai swasembada energi harus terwujud dalam waktu tiga tahun ke depan. Menurutnya, hal ini menjadi salah satu fondasi penting dalam pembangunan nasional. Kemandirian Energi dan...

Rilis Lagu Baru Emotionally Unavailable Memukau Penonton

Suede Umumkan Rilis Edisi Deluxe Album 'Antidepressants' dengan Lagu Baru Setelah lebih dari tiga dekade berkiprah dalam dunia musik Britpop Inggris, Suede terus menunjukkan semangat yang tak pernah pudar. Brett Anderson dan kawan-kawan baru saja mengumumkan perilisan edisi deluxe dari album terbaru mereka, 'Antidepressants', beserta lagu baru berjudul...

Purbaya Rancang Defisit APBN 1,8 – 2,4% PDB 2027: Analisis Terbaru

Menteri Keuangan Rancang Defisit APBN 2027 1,8-2,4 Persen terhadap PDB Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan, mengungkapkan bahwa dirinya merancang desain defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2027 pada rentang 1,8 hingga 2,4 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). Hal ini disampaikannya dalam Rapat Paripurna DPR RI...

Rincian Anggaran Rp 1.896 Triliun 60 Proyek Prioritas Prabowo 2027

Menkeu Purbaya Ungkap Target Belanja Negara 2027 di Kisaran 13,62—14,80 Persen dari PDB Menteri Keuangan Ungkap Target Belanja Negara 2027 Selasa, 9 Juni 2026 - 19:28 WIB Target Belanja Negara Menurut Menteri Keuangan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyampaikan bahwa target belanja negara di tahun 2027 akan berada pada kisaran 13,62...

Dandelions Rilis Lagu ‘Hangover’ untuk Para Pemburu Mimpi Rockstar

Dandelions Merilis Single Terbaru "Hangover" Menuju Album Penuh Unit rock asal Surabaya, Dandelions, terus melangkah menuju perilisan album penuh mereka yang bertajuk ‘Kanan’ dengan merilis single terbaru berjudul “Hangover”. Ini merupakan rilisan kelima yang mereka hadirkan kepada publik sebelum album tersebut tersedia dalam format kaset pita dalam waktu...

Target Pemerintah Capai Rp30 Triliun dalam Transaksi Belanja Momen Libur Sekolah

Kementerian Perdagangan Targetkan Transaksi Belanja Rp30 Triliun Melalui Program BINA Holiday and Back to School 2026 Pada Senin, 8 Juni 2026, Kementerian Perdagangan mengumumkan target transaksi belanja hingga Rp30 triliun melalui program Belanja di Indonesia Aja (BINA) Holiday and Back to School 2026. Program ini merupakan kerja sama...