HomeBeritaPelaku Industri Berharap Cukai...

Pelaku Industri Berharap Cukai Rokok Tidak Naik Drastis di Tahun 2026 setelah Cukai Rokok 2025 Batal Naik

Rabu, 2 Oktober 2024 – 18:06 WIB

Jakarta, VIVA – Pelaku industri tembakau menyambut positif keputusan pemerintah untuk tidak menaikkan tarif Cukai Hasil Tembakau (CHT) pada 2025.

Baca Juga :

Sisir Jalur Distribusi, Bea Cukai Semarang Tindak Ratusan Ribu Batang Rokok Ilegal

Ketua Paguyuban Mitra Produksi Sigaret Seluruh Indonesia (MPSI), Sriyadi Purnomo menilai, langkah ini sebagai kebijakan yang tepat di tengah berbagai tekanan yang sedang dialami industri tembakau.

“Kebijakan ini dapat memberikan ruang bagi industri tembakau untuk bertahan, khususnya bagi sektor Sigaret Kretek Tangan (SKT) yang padat karya dan menyerap banyak tenaga kerja di berbagai daerah,” kata Sriyadi dalam keterangannya, Rabu, 2 Oktober 2024.

Baca Juga :

Aturan Kemasan Rokok Polos Dinilai Tidak Pertimbangkan Imbas ke Depannya

Tembakau kering yang dilinting untuk menjadi rokok di pabrik.

Tembakau kering yang dilinting untuk menjadi rokok di pabrik.

Dia menegaskan, tidak adanya kenaikan CHT pada 2025 merupakan keputusan yang tepat, karena pemerintah telah peduli dan mempertimbangkan dinamika industri tembakau yang saat ini masih tertekan.

Baca Juga :

RHVAC Indonesia 2024 Dorong Transisi Teknologi Ramah Lingkungan

Menurutnya, langkah pemerintah ini menunjukkan kepedulian terhadap situasi ekonomi yang dihadapi oleh industri tembakau, khususnya di tengah daya beli masyarakat yang menurun dan peralihan konsumen ke rokok ilegal.

Namun, Sriyadi mengungkapkan kekhawatirannya terhadap potensi kenaikan cukai yang drastis pada 2026. Maka Dia pun meminta pemerintah lebih bijaksana dalam menentukan kebijakan CHT di tahun-tahun berikutnya, mengingat kenaikan tarif yang berlebihan akan sangat merugikan industri.

“Dengan tidak naiknya cukai di 2025, kami juga berharap kenaikannya tidak dirapel di tahun 2026, sehingga tidak memberikan tekanan yang besar bagi industri tembakau,” ujarnya.

Sriyadi mencontohkan, pada 2019, CHT tidak mengalami kenaikan. Namun di 2020 kenaikan terjadi secara signifikan, bahkan mencapai dua kali lipat. Lonjakan cukai yang tiba-tiba seperti itu berpotensi mengancam kepastian usaha industri tembakau, termasuk berdampak langsung pada nasib jutaan tenaga kerja.

Sriyadi juga menyoroti industri tembakau tengah mengalami tekanan dari regulasi lain seperti Rancangan Permenkes (Rancangan Permenkes) dan Peraturan Pemerintah (PP) 28/2024, yang mencakup aturan kemasan rokok polos tanpa merek, pelarangan penjualan rokok dalam radius 200 meter, serta larangan iklan rokok

“Aturan-aturan ini dapat mematikan industri tembakau. Karenanya, kami meminta pemerintah untuk membatalkan aturan kemasan rokok polos tanpa merek dan merevisi PP 28/2024 tersebut demi menjaga keberlangsungan industri ini, terutama para pekerjanya,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya

“Dengan tidak naiknya cukai di 2025, kami juga berharap kenaikannya tidak dirapel di tahun 2026, sehingga tidak memberikan tekanan yang besar bagi industri tembakau,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya

Berita populer

Semua Berita

Antam Turun: Global Kinclong – Penawaran Terbaik Saat Ini

Harga emas produk PT Aneka Tambang Tbk (Antam) turun menjadi Rp...

ElectricBird Rilis Single ‘Power’ Menjelang Album Kedua

Unit rock asal Surabaya, ElectricBird, kembali merilis single terbaru berjudul “Power”...

Cara Beli Saham Tertokenisasi di Pintu – NVIDIA, Apple, Tesla Dari HP

Inilah kabar terbaru, Sobat Androbuntu! Apakah pernah terfikirkan untuk memiliki saham...

10 Strategi untuk Sukses Berjualan Online

Aktivitas belanja online masyarakat Indonesia menunjukkan lonjakan signifikan seiring perubahan perilaku...

Baca Sekarang

Antam Turun: Global Kinclong – Penawaran Terbaik Saat Ini

Harga emas produk PT Aneka Tambang Tbk (Antam) turun menjadi Rp 2.888.000 per gram hari ini dari Rp 2.893.000 per gram kemarin. Menurut data Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam, harga pembelian kembali emas ditetapkan seharga Rp 2.674.000 per gram. Harga emas Antam berfluktuasi dan...

ElectricBird Rilis Single ‘Power’ Menjelang Album Kedua

Unit rock asal Surabaya, ElectricBird, kembali merilis single terbaru berjudul “Power” pada Jumat, 10 April 2026. Lagu ini merupakan bagian dari persiapan menuju album kedua mereka yang akan diluncurkan pada bulan Juli mendatang. Dibentuk dari awal oleh Danu (bass-vokal) dan Vicky (gitar) yang berteman sejak sekolah menengah,...

Cara Beli Saham Tertokenisasi di Pintu – NVIDIA, Apple, Tesla Dari HP

Inilah kabar terbaru, Sobat Androbuntu! Apakah pernah terfikirkan untuk memiliki saham Apple, Tesla, atau NVIDIA? Tentu terlihat sulit, memerlukan akun broker luar negeri, modal dolar, dan proses yang rumit. Namun sekarang ada cara baru yang lebih mudah, murah, dan bisa dilakukan langsung dari HP, yaitu melalui investasi...

10 Strategi untuk Sukses Berjualan Online

Aktivitas belanja online masyarakat Indonesia menunjukkan lonjakan signifikan seiring perubahan perilaku konsumen. Sepanjang tahun 2025, volume transaksi di platform digital meningkat lebih dari dua kali lipat, sejalan dengan proyeksi Google yang memperkirakan ekonomi digital di Indonesia mencapai ratusan miliar dolar AS. Menurut laporan e-Conomy SEA 2025 yang...

Tama Yuri Rilis Single Penutup Menuju Album Debutnya

Tama Yuri, seorang musisi yang tengah bersiap merilis album perdana pada pertengahan 2026, telah menghadirkan single terbarunya yang berjudul "Bukan Salahku". Dalam lagu ini, Tama Yuri mencoba menyampaikan perasaan menemukan ruang aman di tengah situasi yang tidak menentu. Dengan latar belakang kondisi dunia yang berat dan penuh...

Teken Recognition Agreement China, BPJPH Perluas Pengakuan Halal_GLOBAL

Pada Rabu, 15 April 2026, Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Ahmad Haikal Hasan, menandatangani perjanjian pengakuan dengan Lembaga Halal Luar Negeri (LHLN), yakni Halal Madani Certification & Inspection Services Shenzhen, China. Ini dianggap sebagai langkah strategis dalam memperkuat konektivitas sistem jaminan produk halal Indonesia dengan...

Starting Over Again – Saosin: Review Lagu Terbaru

Band post-hardcore Saosin dari Orange County telah merilis video musik untuk single terbaru mereka berjudul “Starting Over Again”. Ini adalah rilisan pertama mereka setelah lebih dari sepuluh tahun absen, dan juga menandai kembalinya vokalis Cove Reber ke dalam formasi band. Video musik ini menampilkan visual yang kuat...

Kerugian Sugar Co oleh Asosiasi Petani Tebu: Dampak Manajemen Kurang Kreatif

Industri gula nasional kembali menjadi perbincangan setelah dikabarkan kerugian sebesar Rp 680 miliar yang dialami oleh BUMN PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) atau Sugar Co. Ketua Umum Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI), Soemitro Samadikoen, menyoroti bahwa kerugian tersebut bukan hanya masalah teknis manajemen, tetapi mencerminkan masalah...

Exploring Johnny’s Dreamworld: A Modern Woman’s Imaginative Journey

Modern Woman, grup art-rock asal London, merilis single terbaru mereka berjudul “Johnny’s Dreamworld”, yang juga menjadi lagu pembuka dari album debut yang akan segera diluncurkan. Musik ini didukung oleh ritme yang kuat dan permainan bass yang menarik dari Juan Brint Gutiérrez serta groove dinamis dari Adam Blackhurst....

Harga Minyak Dunia Turun Tipis ke US$97: Damai AS-Iran Pemicu

Harga minyak dunia mengalami penurunan setelah sebelumnya melonjak, hal ini terjadi di tengah munculnya harapan dialog antara Amerika Serikat dan Iran untuk meredakan konflik global yang mempengaruhi pasar energi. Meskipun harga minyak mulai menunjukkan penurunan, ketidakpastian masih menghantui pasar karena konflik belum sepenuhnya mereda. Di pasar Asia,...

Final Destination Virtual Gigs di Roblox – Berita Terkini

People Sweet, band post-hardcore asal Karawang, telah memperkenalkan pendekatan inovatif dalam merilis karya terbaru mereka yang berjudul "Final Destination". Mereka memilih untuk menjelajahi ruang virtual dengan menggelar sesi hearing melalui berbagai map gigs di platform Roblox, bukan hanya mengandalkan panggung konvensional. Langkah ini membawa mereka tampil di...

BTN Menyulap Loan Factory ke Mesin Pertumbuhan Kredit Cepat

Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk terus memperkuat mesin pertumbuhan kreditnya dengan membangun Loan Factory. Ini dilakukan untuk mempercepat proses, meningkatkan kapasitas, dan menjaga kualitas portofolio secara lebih terkontrol. Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, menjelaskan bahwa ini merupakan bagian dari transformasi proses bisnis kredit BTN, yang sebelumnya...