HomePolitikRincian harta kekayaan Syamsuar,...

Rincian harta kekayaan Syamsuar, Calon Gubernur Riau menurut LHKPN

Jakarta (ANTARA) – Syamsuar kembali mencalonkan diri sebagai gubernur dalam Pilkada Riau 2024, dengan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kampar, Mawardi Saleh, sebagai pendampingnya untuk posisi wakil gubernur.

Mantan gubernur Riau periode 2019-2023 ini, tak hanya menarik perhatian karena rekam jejaknya selama memimpin, tetapi juga karena laporan harta kekayaannya yang tercatat dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang wajib disampaikan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sebagai seorang tokoh yang telah lama berkiprah di pemerintahan, Syamsuar menunjukkan komitmennya terhadap transparansi dengan melaporkan detail kekayaannya. Laporan ini menjadi salah satu faktor penting dalam menilai integritas dan akuntabilitas seorang calon pemimpin di tengah upaya pemberantasan Korupsi.

Menurut data yang tercatat dalam LHKPN, laporan terakhir oleh Syamsuar diperbarui pada 26 Maret 2024 untuk periode pelaporan tahun 2023. Total kekayaan yang dimilikinya mencapai Rp10.750.290.818.

Laporan tersebut mencakup berbagai aset mulai dari properti, kendaraan, harta bergerak lainnya, dan simpanan kas. Menariknya, laporan tersebut mengungkapkan bahwa Syamsuar tidak memiliki tanggungan hutang.

Berikut ini harta kekayaan Calon Gubernur Riau, Syamsuar berdasarkan catatan dalam laporan di LHKPN.

Harta kekayaan Syamsuar

1. Tanah dan bangunan

Menurut rincian Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang telah dilaporkannya, Syamsuar tercatat memiliki aset berupa tanah dan bangunan dengan nilai mencapai Rp2.587.622.200. Aset ini meliputi:

• Tanah seluas 20.000 m² di Kabupaten Siak, hasil sendiri, senilai Rp143.000.000.

• Tanah seluas 994 m² di Kabupaten Siak, hasil sendiri, senilai Rp127.232.000.

• Tanah seluas 1.200 m² di Kabupaten Siak, hasil sendiri, senilai Rp153.600.000.

• Tanah seluas 10.000 m² di Kabupaten Siak, hasil sendiri, senilai Rp35.000.000.

• Tanah dan bangunan seluas 650 m²/60 m² di Kabupaten Bengkalis, hasil sendiri, senilai Rp143.500.000.

• Tanah seluas 7.234 m² di Kabupaten Siak, hasil sendiri, senilai Rp72.340.000.

• Tanah seluas 20.000 m² di Kabupaten Siak, hasil sendiri, senilai Rp70.000.000.

• Tanah seluas 4.900 m² di Kabupaten Siak, hasil sendiri, senilai Rp627.200.000.

• Tanah seluas 1.500 m² di Kabupaten Siak, hasil sendiri, senilai Rp5.250.000.

• Tanah seluas 20.000 m² di Kabupaten Siak, hasil sendiri, senilai Rp70.000.000.

• Tanah seluas 20.000 m² di Kabupaten Siak, hasil sendiri, senilai Rp100.000.000.

• Tanah dan bangunan seluas 800 m²/200 m² di Kabupaten Bengkalis, hasil sendiri, senilai Rp292.290.000.

• Tanah dan bangunan seluas 825 m²/180 m² di Kabupaten Siak, hasil sendiri, senilai Rp306.240.000.

• Tanah dan bangunan seluas 550 m²/261 m² di Kota Pekanbaru, hasil sendiri, senilai Rp399.053.000.

• Tanah seluas 408 m² di Kabupaten Siak, hasil sendiri, senilai Rp2.917.200.

• Tanah seluas 1.200 m² di Kabupaten Siak, hasil sendiri, senilai Rp12.000.000.

• Tanah seluas 8.000 m² di Kabupaten Siak, hasil sendiri, senilai Rp28.000.000.

2. Alat transportasi dan mesin

Diketahui dalam laporannya, total harta kekayaan yang dimiliki oleh Syamsuar dari alat transportasi dan mesin, yakni sebesar Rp656.098.632, aset ini berupa kendaraan mobil dan motor, meliputi:

• Sepeda motor Kanzen Scudetto KS-125 tahun 2001, hasil sendiri, senilai Rp2.000.000.

• Sepeda motor Honda tahun 2007, hasil sendiri, senilai Rp2.750.000.

• Sepeda motor Honda Beat NC11BF1D A/T tahun 2013, hasil sendiri, senilai Rp8.000.000.

• Mobil Toyota Innova Venturer tahun 2019, hasil sendiri, senilai Rp485.000.000.

• Sepeda motor Gesits G1 tahun 2020, hasil sendiri, senilai Rp11.035.032.

• Sepeda motor Vespa P 150 6 Vol/Scooter tahun 1980, hasil sendiri, senilai Rp10.000.000.

• Mobil Toyota Fortuner 2 tahun 2017, kategori lainnya, senilai Rp137.313.600.

3. Harta bergerak lainnya

Dalam catatan, total kekayaan harta bergerak lainnya yang dimiliki Syamsuar, senilai Rp151.250.000.

4. Surat berharga: Tidak ada catatan yang terlapor.

5. Kas dan setara kas

Dalam harta kekayaan kas dan setara kas, Syamsuar memiliki simpanan sebesar Rp7.355.319.986.

6. Harta lainnya: Tidak ada catatan yang terlapor.

7. Hutang: Tidak ada catatan yang terlapor.

Berdasarkan rincian tersebut, harta kekayaan yang dimiliki oleh Syamsuar sejak laporan diterima, tanpa mencakup surat berharga, harta lainnya, dan tida ada catatan hutang, mencapai total sebesar Rp10.750.290.818 (sepuluh miliar tujuh ratus lima puluh juta dua ratus sembilan puluh ribu delapan ratus delapan belas rupiah)

Baca juga: Daftar LHKPN Muhammad Nasir, Calon Gubernur Riau

Baca juga: Harta kekayaan Andi Sudirman Sulaiman Calon Gubernur Sulawesi Selatan

Baca juga: Kekayaan Cagub Lampung Rahmat Mirzani, deretan mobil dan tanahnya

Pewarta: Sean Anggiatheda Sitorus
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2024

Source link

Berita populer

Semua Berita

Harga Emas Turun 11% dari Rekor: Investor Ambil Untung

Reli logam mulia mengalami penurunan harga selama dua hari terakhir. Harga...

Myles Smith Rilis “Drive Safe” Duet Bersama Niall Horan: Intim dan Emosional

Myles Smith memulai tahun 2026 dengan merilis single baru yang sangat...

Mengapa Harus Mulai Belajar AI Sekarang?

Saat ini, teknologi kecerdasan buatan (AI) sudah memberikan dampak besar dalam...

Pertamina Kolaborasi dengan Kelurahan & Komunitas untuk Ekosistem Safety

Kolaborasi antara dunia industri, pemerintah lokal, dan masyarakat menjadi kunci dalam...

Baca Sekarang

Harga Emas Turun 11% dari Rekor: Investor Ambil Untung

Reli logam mulia mengalami penurunan harga selama dua hari terakhir. Harga emas dan perak turun drastis dalam perdagangan hari ini, Selasa, 10 Februari 2026, karena para investor mengambil keuntungan setelah reli panjang yang membawa logam mulia ke level tertinggi sepanjang masa. Harga emas dunia turun 0,70 persen...

Myles Smith Rilis “Drive Safe” Duet Bersama Niall Horan: Intim dan Emosional

Myles Smith memulai tahun 2026 dengan merilis single baru yang sangat dinantikan berjudul “Drive Safe”. Kolaborasi antara Myles Smith dan Niall Horan ini langsung mencuri perhatian penggemar ketika cuplikan lagu diumumkan melalui media sosial. Setelah menciptakan rasa penasaran yang tinggi, lagu ini akhirnya resmi diluncurkan ke publik...

Mengapa Harus Mulai Belajar AI Sekarang?

Saat ini, teknologi kecerdasan buatan (AI) sudah memberikan dampak besar dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari pekerjaan hingga cara kita menyelesaikan masalah sehari-hari. Meskipun mungkin sudah pernah mencoba tools AI seperti ChatGPT, banyak orang masih ragu untuk benar-benar serius mempelajari AI lebih dalam. Namun, sekarang adalah waktu...

Pertamina Kolaborasi dengan Kelurahan & Komunitas untuk Ekosistem Safety

Kolaborasi antara dunia industri, pemerintah lokal, dan masyarakat menjadi kunci dalam membangun budaya keselamatan yang kuat dan berkelanjutan. Program Kampung Safety yang digagas oleh PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat melalui Integrated Terminal Jakarta (ITJ) menitikberatkan pada upaya bersama untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman....

Perayaan 10 Tahun Radio Story dengan Single ‘Demi Mereka’

Radio Story telah merilis single terbaru mereka yang berjudul “Demi Mereka” untuk memulai tahun ini. Lagu ini terinspirasi dari perasaan kegelisahan generasi sandwich yang harus menjaga keseimbangan antara tanggung jawab terhadap orang tua, keluarga, dan pasangan, sambil tetap berusaha mewujudkan mimpi pribadi mereka. Dengan lirik yang personal,...

Perbandingan ChatGPT vs Gemini vs Claude: Pengalaman dan Ulasan

Saat ini, ada tiga chatbot AI yang populer dan sering digunakan: ChatGPT dari OpenAI, Google Gemini, dan Claude dari Anthropic. Ketiga chatbot ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut mengenai fitur, kemudahan penggunaan, kualitas output, dan harga berlangganan dari ketiga chatbot ini,...

Big Tech Bakar Duit Triliunan demi AI: Masa Depan Teknologi

Investasi kecerdasan buatan (AI) dari perusahaan teknologi terbesar dunia telah mencapai tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya. Saat ini, perusahaan-perusahaan tersebut tidak hanya berfokus pada layanan digital, tetapi juga membangun pusat data raksasa dan infrastruktur komputasi berskala besar. Amazon, Alphabet (induk Google), Microsoft, dan Meta semua menunjukkan...

Elephant Kind Rilis Empat Lagu dan Video Live dari Album ‘More Time’

Elephant Kind memulai tahun 2026 dengan merilis empat lagu baru sebagai pengantar untuk album studio ketiga mereka, 'More Time'. Trio ini juga menghadirkan versi live dari keempat lagu tersebut, menunjukkan kesediaan mereka untuk membawa materi baru ke panggung internasional. Dengan bauran indie alternatif lintas genre dan sentuhan...

5 Langkah Membuat Logo Profesional dengan Teknologi AI

Membuat logo yang terlihat profesional sekarang lebih mudah dilakukan berkat perkembangan kecerdasan buatan. Dulu, membuat logo memerlukan keahlian desain grafis dan software mahal seperti Adobe Illustrator atau CorelDRAW. Namun, dengan kehadiran AI seperti ChatGPT dan Gemini, siapa pun bisa membuat logo profesional hanya dengan prompt yang sesuai....

Pengawasan Regulator Fintech Syariah: Perlu Diperketat

Kasus gagal bayar PT Dana Syariah Indonesia (DSI) yang telah menyebabkan dana lender belum kembali sebesar Rp 1,17 triliun dari sekitar 14.000 investor, menunjukkan bahwa pengawasan regulator dan tata kelola industri fintech lending syariah di Indonesia masih lemah. Menurut Ekonom Pusat Kajian Keuangan, Ekonomi, dan Pembangunan dari...

Weirdos Rilis Single Kedua Menuju Album Debut

Weirdos, sebuah unit rock alternatif yang berasal dari Banjarmasin, melepaskan single terbaru mereka berjudul "Next Time, Brother" pada 6 Februari untuk memulai tahun 2026. Lagu ini merupakan bagian dari album penuh perdana mereka yang direncanakan untuk dirilis tahun ini, setelah sebelumnya merilis "Just Lying" pada Desember 2025...

Robot AI Menyusup ke Pekerjaan Kerah Biru: Apa Dampaknya?

Kemajuan teknologi kecerdasan buatan (AI) tidak hanya memengaruhi pekerjaan kantoran, tetapi juga mulai merambah ke sektor fisik seperti pabrik, gudang, dan teknis. Dampak dari perkembangan ini menciptakan kekhawatiran di antara serikat pekerja di Amerika Serikat, khususnya terkait dengan pekerjaan blue collar yang sebelumnya dianggap aman dari otomatisasi....