HomeBeritaTernyata, Saya Bisa Kerja...

Ternyata, Saya Bisa Kerja di KAI Meskipun Awalnya Meragukan

Jakarta – Mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menjawab pertanyaan tentang pengaruh Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) terhadap profesi dalam kolom komentar di media sosialnya. Pada awalnya, kang Emil, akrabnya disapa, mengunggah pertanyaan dari netizen apakah dia pengangguran.

Baca Juga:

BRI Cetak Laba Rp 15,98 Triliun di Kuartal I-2024, Penyaluran Kredit Tembus Rp 1.308 Triliun

Netizen: pak sekarang pengangguran ya?,” demikian pertanyaan netizen yang diunggah oleh Emil di akun Instagram resminya, dikutip dari VIVA Bisnis, Kamis, 25 April 2024.

Alhamdulillah, sibuuuuk pisaaaan, penuh manfaat,” jawab Ridwan sambil menjelaskan berbagai peran yang dia jalani mulai dari bisnis hingga endorse produk.

Baca Juga:

Industri Laboratorium Makin Kinclong, Lab Indonesia 2024 Soroti Hal Ini

Politisi Partai Golkar itu juga menjelaskan perannya saat ini, antara lain sebagai dosen tamu di National University of Singapore, menerima gelar Doktor Honoris Causa pada Juni 2024 di Universitas Glasgow di Skotlandia, principal architect Urbane Indonesia, bisnis krim wajah, bisnis kuliner Jabarano Coffee, Kurator Utama Perencanaan dan Pembangunan IKN sejak 2023, brand ambassador, persiapan rilis brand baru.

Persoalan IPK

Baca Juga:

Sri Agustin, Nasabah Mekaar yang Dipuji Jokowi Berbagi Tips Eksis Jalani Usaha Sambel

Di kolom komentar, salah satu warganet juga bertanya tentang IPK dan pengaruhnya terhadap profesi seseorang.

Pak, apakah benar IPK tidak berpengaruh terhadap profesi kita?,” tulis @dika.arieff

Ridwan Kamil kemudian menjawab bahwa IPK-nya saat kuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB) tidak mencapai 3. Hal ini tentu tidak memenuhi syarat untuk melamar pekerjaan di PT KAI yang mengharuskan IPK minimal 3,5.

IPK saya 2,77 ketika lulus dari ITB. Pasti tidak bisa bekerja di KAI. Tapi buktinya..” jawab Kang Emil.

Memangnya tidak bekerja di PT KAI pak,” balas netizen dengan candaan.

Tapi nyatanya bapak lebih dari sekadar karyawan KAI,” tambah warganet lainnya.

Sebagaimana diketahui, PT KAI membuka penerimaan karyawan sebagai management trainee dengan pendidikan minimal S1 yang batas akhirnya pada 22 April lalu. Persyaratan untuk lowongan kerja tersebut antara lain adalah IPK minimal 3,5 dan skor TOEFL minimal 500.

Manajemen PT KAI juga telah menjelaskan persyaratan tersebut. Vice President (VP) Public Relations KAI, Joni Martinus menjelaskan bahwa KAI menerapkan standar tinggi dalam rekrutmen untuk memastikan kualitas dan profesionalisme. Dengan menetapkan standar yang tinggi, KAI dapat memiliki tim yang terdiri dari individu yang memiliki kemampuan dan integritas tinggi.

“Hal ini dapat berkontribusi pada produktivitas, inovasi, dan peningkatan pelayanan kepada pelanggan yang semakin kompleks,” ujarnya.

Berikut adalah kualifikasi rekrutmen PT KAI:

– Warga Negara Indonesia
– Pria/Wanita (sesuai kebutuhan bidang pekerjaan)
– Tinggi badan minimal:
a. Pria 160 cm
b. Wanita 155 cm
– Usia antara 21 tahun hingga 30 tahun per 17 April 2024
– Memiliki gelar S1 (spesifikasi jurusan dapat dilihat di e-recruitment.kai.id)
– IPK minimal 3,5 dari skala 4,0
– Jurusan dengan akreditasi ‘Unggul/A’ saat lulus
– Sertifikat Bahasa Inggris minimal:
a. TOEFL ITP: 500
b. TOEFL PBT/iBT: 61
c. TOEIC: 500
d. IELTS: 5,6
– Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah kerja PT KAI (Persero).

Halaman Selanjutnya

“Pak, apakah benar IPK tidak berpengaruh terhadap profesi kita?,” tulis @dika.arieff

Halaman Selanjutnya

Berita populer

Semua Berita

Faktor Regulasi dalam Investasi Jalan Tol: Membuatnya Tetap Menarik

Upaya Mengurangi Ketergantungan APBN Melalui Investasi Jalan Tol Pembangunan jalan tol di...

Fraksi Gerindra Soroti Efisiensi Biokrasi KUA-PPAS Pangandaran 2027

Fraksi Gerindra Soroti Efisiensi Birokrasi dan Belanja Publik dalam KUA-PPAS Pangandaran...

8 Manfaat Susu Jagung & Cara Membuatnya: Kesehatan Terbaik

Jagung bukan hanya bisa dinikmati sebagai makanan utuh, tetapi juga bisa...

Baca Sekarang

Faktor Regulasi dalam Investasi Jalan Tol: Membuatnya Tetap Menarik

Upaya Mengurangi Ketergantungan APBN Melalui Investasi Jalan Tol Pembangunan jalan tol di Indonesia merupakan hal penting untuk meningkatkan konektivitas dan mobilitas masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi. Namun, untuk mengurangi ketergantungan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), peran swasta dalam investasi jalan tol perlu diperbesar. Regulasi sebagai Kunci Keberhasilan...

Fraksi Gerindra Soroti Efisiensi Biokrasi KUA-PPAS Pangandaran 2027

Fraksi Gerindra Soroti Efisiensi Birokrasi dan Belanja Publik dalam KUA-PPAS Pangandaran 2027 Fraksi Partai Gerindra Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangandaran memberikan pandangannya terhadap Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027. Dalam rapat yang dihadiri oleh jajaran Forkopimda, pimpinan DPRD, Sekda,...

8 Manfaat Susu Jagung & Cara Membuatnya: Kesehatan Terbaik

Jagung bukan hanya bisa dinikmati sebagai makanan utuh, tetapi juga bisa diolah menjadi minuman yang sehat dan bergizi, seperti susu jagung. Minuman ini tidak hanya lezat karena rasa manis alami jagung, tetapi juga kaya akan zat gizi yang bermanfaat bagi tubuh. Mengapa Susu Jagung Baik untuk Kesehatan? Susu jagung...

Petra Sihombing Rilis Lagu “Bangga”: Kisah Kekaguman & Persahabatan

Petra Sihombing Rilis Single Terbaru “Bangga” yang Penuh Makna Petra Sihombing Rilis Single Terbaru “Bangga” yang Penuh Makna ...

Cara Efektif Menghilangkan Bau WC yang Menguap

Berbagai Cara Efektif Mengatasi Bau WC yang Mengganggu Jakarta - Bau WC yang terus menguar dapat menjadi masalah yang mengganggu di rumah. Selain menjaga kebersihan, penting juga untuk memeriksa kondisi saluran pembuangan dan sirkulasi udara karena keduanya dapat menjadi sumber bau yang tidak diinginkan. Bersihkan Toilet Secara Menyeluruh Membersihkan toilet...

Kenaikan Harga Bahan Pokok: Daftar Lengkapnya di Sini!

Harga Beras dan Bahan Pokok Naik di Pasaran Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional BI melaporkan adanya kenaikan harga bahan pokok di pasaran. Harga beras kualitas bawah I naik Rp 50 menjadi Rp 14.850 per kg, sementara harga beras kualitas bawah II mengalami kenaikan sebesar Rp 400...

Harga Emas Lonjakan ke Level Tertinggi 2 Bulan dengan Melandainya Inflasi AS

Harga Emas Dunia Melesat, Inflasi AS Merosot Pada akhir perdagangan Rabu, harga emas dunia mengalami peningkatan yang signifikan. Kenaikan ini dipicu oleh data inflasi terbaru Amerika Serikat yang sesuai dengan perkiraan pasar. Emas di pasar spot menguat lebih dari 1% dan mencapai level tertinggi dalam dua bulan terakhir. Inflasi...

Apa Itu Dirty Latte: Segelas Kopi Susu Dingin dengan Sentuhan Espresso

Menikmati Pengalaman Unik Bersama Dirty Latte Bagi para penikmat kopi, selalu menarik untuk mencoba tren minuman baru. Salah satu minuman yang sedang populer belakangan ini adalah dirty latte, juga dikenal sebagai dirty coffee. Terinspirasi dari konsep yang unik, dirty latte menawarkan pengalaman minum kopi yang berbeda dari biasanya. Dirty...

Review Single TUNA “Transit”: Kisah Pergi dan Bertahan

TUNA Debut dengan Single "Transit" yang Memikat TUNA, trio pop alternatif asal Jakarta yang terdiri dari Zehan Al Ghifari, Defa Muhamad, dan Achmad Farizi, baru-baru ini memperkenalkan diri mereka melalui single debut bertajuk "Transit". Lagu ini kini sudah bisa dinikmati di berbagai platform streaming digital ternama seperti Spotify,...

Profil Sayuti Melik: Penulis Teks Proklamasi

Sayuti Melik: Sosok Penting di Balik Teks Proklamasi Sayuti Melik dikenal sebagai salah satu tokoh penting dalam sejarah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Ia lahir di Sleman, Yogyakarta, pada 22 November 1908 dan menunjukkan minat pada persoalan kebangsaan sejak muda. Selain sebagai aktivis nasionalis, Sayuti Melik juga dikenal sebagai seorang jurnalis...

Resep Dirty Latte: Cara Membuatnya di Rumah

Tren Dirty Latte: Kopi Kekinian dengan Tampilan Unik Industri kopi kekinian terus menghadirkan inovasi, salah satunya adalah dirty latte. Minuman kopi ini memadukan susu dingin dengan espresso panas, menciptakan tampilan berlapis yang unik dengan warna putih susu dan cokelat gelap espresso. Bahan dan Cara Membuat Dirty Latte Untuk membuat dirty...

Dukung Swasembada Gula: Pabrik Gula Tjepiring Kendal dan Konsistensi Petani Tebu

Pabrik Gula Tjepiring di Kendal Konsisten Serap Tebu Petani Pabrik Gula (PG) Tjepiring di Kendal, Jawa Tengah, menegaskan komitmennya untuk menyerap tebu petani pada musim giling 2026. General Manager PG Tjepiring, Tri Mintorogojati, menyatakan bahwa pabrik ini secara konsisten menerima pasokan tebu dari kebun petani setiap tahun, terutama...