Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa telah mencuri perhatian sejak menjabat dengan kebijakan reformisnya yang kontroversial. Salah satu gebrakannya adalah memindahkan dana SAL sebesar Rp200 triliun dari Bank Indonesia ke lima bank BUMN untuk mendorong penyaluran kredit ke sektor riil. Tindakan ini diambil agar ekonomi nasional tetap bergerak. Tak hanya itu, Purbaya juga menolak program tax amnesty jilid III dan fokus mengejar para pengemplang pajak besar. Kementerian Keuangan di bawah kepemimpinannya memiliki daftar sekitar 200 orang pengemplang pajak yang akan ditindak. Selain itu, Purbaya juga memerangi peredaran rokok ilegal yang merugikan negara dan berkomitmen untuk mengatasi masalah tekstil ilegal yang merusak industri dalam negeri. Lalu, Purbaya juga meluncurkan program “Lapor Pak Purbaya” sebagai kanal bagi masyarakat untuk melaporkan pelanggaran terkait kebijakan keuangan dan cukai. Inisiatif ini mencerminkan keterbukaan publik dan transparansi di bawah kepemimpinannya.
