Generasi muda saat ini mulai beralih dari mengejar gelar sarjana menuju pekerjaan praktis untuk segera menghasilkan uang. Survei Resume Builder pada bulan Mei 2025 menunjukkan bahwa dua dari lima generasi Z lebih memilih jalur pekerjaan “kerah biru” daripada kuliah formal. Alasan di balik tren ini antara lain karena pekerjaan blue-collar dianggap dapat memberikan gaji yang tinggi, sedangkan biaya kuliah semakin mahal. Peningkatan minat terhadap program vokasi dan kejuruan juga turut menambah pilihan karier dari generasi muda.
Pekerjaan blue-collar sendiri adalah pekerjaan di luar kantor yang melibatkan kerja manual atau keahlian khusus dalam suatu bidang. Banyak dari pekerjaan ini menawarkan gaji tinggi tanpa harus memiliki gelar sarjana. Misalnya, teknisi elevator dan eskalator bisa mendapatkan gaji yang tinggi dengan hanya memiliki ijazah SMA. Begitu juga dengan pekerjaan lainnya seperti pemasang jalur listrik, mekanik pesawat, dan pekerja kereta api.
Tren ini menunjukkan bahwa banyak generasi muda saat ini mulai memilih jalur karier yang lebih praktis dan langsung menghasilkan uang tanpa harus melalui pendidikan formal yang mahal. Dengan prospek pekerjaan blue-collar yang menjanjikan gaji tinggi, banyak dari mereka melihat bahwa ini merupakan pilihan yang lebih menarik daripada mengejar gelar sarjana.
