Peni, band asal Malang, merilis single terbaru berjudul “Kota”, melanjutkan jejak rilisan sebelumnya, “Allegori” dan “Gejolak Asmara Muda”. Lagu ini menampilkan nuansa ringan dan enerjik yang menjadi ciri khas band ini, meskipun tetap tema reflektif. Berbeda dari lagu-lagu roman pada umumnya, “Kota” mengangkat perasaan jenuh, frustrasi, dan kebingungan akibat kehidupan urban yang padat dan penuh tekanan.
Dalam wawancaranya, Ken Baruna, vokalis sekaligus gitaris Peni, mengatakan bahwa patah hati yang diungkapkan dalam “Kota” tidak selalu terjadi karena seseorang, tetapi juga bisa disebabkan oleh tempat di mana seseorang berada. Peni, di bawah naungan Haum Entertainment, sudah mengeluarkan tiga single dalam waktu singkat, menunjukkan produktivitas yang patut diapresiasi.
Proses kreatif Peni dilakukan secara jarak jauh, dengan setiap personel berkontribusi sesuai dengan peran masing-masing. Meskipun memiliki rutinitas masing-masing, mereka berhasil efisien dalam proses rekaman lagu-lagu mereka. Ken, selain sebagai vokalis, juga bertindak sebagai produser lagu ini, dengan menggarapnya di Rama Project Studio.
Dalam waktu dekat, Peni tengah mempersiapkan EP baru yang akan tetap memperkuat tema “kekalahan” yang menjadi ciri khas karya-karya mereka. Meskipun demikian, belum ada rencana tur untuk saat ini, karena fokus mereka masih pada produksi musik digital. Single “Kota” sudah dapat dinikmati di berbagai platform streaming seperti Spotify, Apple Music, dan YouTube.
