Penulis lagu dan musisi, Irsyad Agni, yang sering menghasilkan karya-karya dengan nuansa kritik sosial, kini membuat gebrakan dengan single terbarunya yang berjudul “86” yang dirilis pada 12 November 2025. Dalam lagu ini, Irsyad berkolaborasi dengan rapper asal Pulau Kei, Drewgon, untuk menyuarakan dua sudut pandang yang berbeda mengenai keresahan batin dan realitas sosial yang terkadang diabaikan. Pesan utama lagu ini, “86, seolah aman ketika disebut, tak ada soal yang harus dilanjut,” menggambarkan bagaimana seringkali masyarakat memilih untuk tetap diam saat dihadapkan dengan ketidakadilan dan kematian yang belum terpecahkan.
Dari segi musik, “86” menunjukkan perkembangan dalam gaya musik Irsyad. Ia menggabungkan akar rock blues yang selama ini menjadi ciri khasnya dengan sentuhan elektronik modern yang memberikan nuansa kelam dan menegangkan. Kolaborasi dengan Drewgon dari Pulau Kei semakin memperkaya lagu ini dengan narasi luka ekologis dan ketimpangan yang dialami di timur Indonesia. Mereka berdua tidak hanya menyuarakan protes, namun juga mengajak pendengar untuk lebih berpikir dan berempati terhadap kondisi sosial yang ada.
“86” adalah sebuah lagu yang mengingatkan kita untuk tidak merasa nyaman dengan keheningan yang terjadi di sekeliling kita dan untuk tetap mempertanyakan arti sebenarnya dari keadilan. Single ini sudah dapat dinikmati di berbagai platform musik digital sejak 12 November 2025. Melalui karyanya, Irsyad Agni membuktikan bahwa musik masih memiliki peran sebagai wadah perlawanan dan ekspresi, tempat di mana suara hati dan kritik terhadap ketidakadilan memiliki tempat yang penting.
