Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, telah memberikan pernyataan tegas terkait upayanya untuk memperbaiki kinerja Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC). Beliau menyatakan bahwa tidak akan segan untuk memberhentikan pegawai DJBC yang tidak mau berubah. Bahkan, Purbaya telah meminta izin dari Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan pembenahan secara menyeluruh dalam waktu satu tahun ke depan. Jika dalam rentang waktu tersebut masih belum ada perbaikan yang signifikan, Purbaya memastikan bahwa instansi tersebut akan dibekukan.
Dalam menghadiri Rapimnas Kadin 2025 di Jakarta Pusat, Purbaya menegaskan bahwa apabila DJBC tidak mampu menunjukkan performa yang baik, maka akan diambil langkah untuk membekukan instansi tersebut dan merumahkan 16.000 pegawainya. Meskipun demikian, Purbaya meyakini bahwa kinerja para pegawai DJBC masih dapat ditingkatkan. Namun, beliau menegaskan bahwa tidak akan memberi kompromi bagi pegawai yang tidak mau mengubah kinerjanya ke depan.
Purbaya juga telah mengancam untuk mengalihkan peran DJBC kepada perusahaan swasta Swiss, Societe Generale de Surveilance (SGS), jika dalam satu tahun ke depan tidak terjadi perbaikan signifikan. Ancaman ini disampaikan sebagai imbas dari citra DJBC yang kurang baik di mata masyarakat. Upaya Purbaya untuk memperbaiki DJBC merupakan langkah serius yang telah disampaikannya kepada Presiden sebagai upaya memastikan kinerja DJBC yang lebih baik di masa depan.
