Bitcoin menjadi peran geopolitik yang semakin penting dalam dunia saat ini. Sejumlah negara tidak hanya mengatur aset kripto ini, tetapi juga menyimpannya sebagai cadangan negara. Cadangan ini berasal dari berbagai sumber, mulai dari penyitaan kasus kriminal hingga tambang nasional dan strategi ekonomi agresif. Menurut data dari BitcoinTreasuries.net per 31 Juli 2025, beberapa negara memiliki kepemilikan Bitcoin terbesar di dunia. Amerika Serikat menduduki peringkat pertama dengan total sekitar 198.022 BTC, sebagian besar berasal dari penyitaan kasus Silk Road. China berada di posisi kedua dengan cadangan sekitar 190.000 BTC yang sebagian besar disita dari penambang ilegal dan kejahatan aset digital. Inggris, Ukraina, Korea Utara, Bhutan, El Salvador, dan Venezuela juga termasuk dalam daftar negara dengan cadangan Bitcoin yang cukup besar. Peran Bitcoin sebagai aset kripto semakin penting dalam stabilitas keuangan negara-negara ini.
