Pagi ini, IHSG mengalami kenaikan sebesar 40 poin atau 0,45 persen di level 8.924 pada saat pembukaan perdagangan. Fanny Suherman, Kepala Riset Retail PT BNI Sekuritas, memperkirakan bahwa IHSG berpotensi rebound di awal perdagangan hari ini. Dia mengatakan bahwa IHSG akan rebound jika mampu bertahan di level support 8.870, namun perlu hati-hati jika turun di bawah 8.870 karena IHSG berpotensi koreksi kembali ke 8.700-8.720. Selain itu, pada hari sebelumnya, seluruh bursa Asia mengalami kenaikan, dengan Indeks Hang Seng Hong Kong, Taiex Taiwan, Kospi Korea Selatan, ASX 200 Australia, FTSE Straits Times, dan FTSE Malay KLCI semuanya menguat. Pasar Asia-Pasifik juga mengalami kenaikan yang diikuti oleh Wall Street, setelah laporan bahwa lapangan kerja di AS sedikit meningkat pada bulan Desember 2025. Selain itu, perlunya dicatat bahwa indeks saham Wall Street mencatat rekor tertinggi sepanjang masa pada hari sebelumnya, dengan S&P 500, Dow Jones, dan Nasdaq Composite semuanya mengalami kenaikan. Mayoritas investor memilih mengabaikan kekhawatiran terkait independensi The Fed dan fokus pada kenaikan indeks saham.
