Unit hardcore Honey asal Bandung telah menandai awal tahun 2026 dengan merilis EP terbaru mereka, yang diberi judul ‘Cold Steel’. EP ini bukan hanya menjadi karya baru setelah setahun tanpa rilis, tetapi juga menjadi langkah awal untuk band ini di tahun yang baru. Dengan formasi yang terdiri dari Arief Rahman sebagai vokalis, Ahmad Zaki di bass dan vokal, Naufal Ekananda dan Aldi Fadhilah di gitar, tambahan gitar oleh Damario Alghifari, dan Irfan Al Hafist di balik drum, Honey siap memperkenalkan karya terbarunya kepada para penggemar hardcore mereka.
Proses pembuatan EP ‘Cold Steel’ tidak berjalan lancar mulus, terutama karena tantangan waktu dan kesibukan anggota di luar band. Namun, setelah menyimpan berbagai cerita pribadi, Honey merasa bahwa saat ini adalah waktu yang tepat untuk berbagi karya mereka dengan dunia. Keputusan untuk merilis EP ini tidak hanya sebagai bentuk produktivitas, tetapi juga sebagai cara untuk merangkum perjalanan hidup mereka dalam beberapa tahun terakhir.
‘Cold Steel’ hadir dengan delapan lagu yang mencerminkan pengalaman pribadi para anggota band. Dengan durasi lebih dari 19 menit, EP ini menawarkan tema yang lebih personal daripada karya sebelumnya. Dari tekanan hidup hingga emosi yang terpendam, setiap lagu dalam EP ini memiliki cerita yang mendalam dan kompleks yang ingin Honey bagikan dengan pendengar mereka.
Salah satu hal yang menonjol dalam EP ini adalah penambahan personel di posisi gitar utama. Hal ini memberikan nuansa baru pada struktur lagu dan aransemen musik Honey. Selain itu, kolaborasi dengan Vert3x dan Eatshitanddieman turut menambah nilai keunikan pada EP ini. Kolaborasi ini sangat terasa dalam lagu seperti “Yapmachine” yang memadukan nuansa jungle dengan energi hardcore dan “FFTP” yang menggabungkan hardcore with techno bising.
Dalam proses produksinya, Honey melakukan pendekatan organik dan kolektif. Dengan inspirasi dari beberapa band hardcore terkenal lainnya, Honey mencoba menciptakan atmosfer musik yang khas dan berbeda. Selain merilis EP, Honey juga memiliki rencana tur di Jawa dan Asia Tenggara, serta merilis merchandise khusus dan merchandise kolaborasi dengan label rekaman lokal. EP ‘Cold Steel’ telah dirilis dan bisa didengarkan melalui berbagai platform streaming musik sejak 15 Januari 2026.
