PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat nilai pengembalian dana atau refund tiket kereta api akibat gangguan operasional imbas banjir di Pekalongan mencapai Rp3,5 miliar. EVP of Sales PT KAI, Ririn Widi Astutik, mengungkapkan bahwa jumlah tersebut baru mencakup pengembalian tiket kepada pelanggan selama empat hari terakhir. Komponen lain, seperti biaya service recovery tambahan, masih dalam proses perhitungan lebih lanjut.
KAI tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan dan menjalankan prosedur pengembalian tiket sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu, perusahaan juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memulihkan operasional perjalanan kereta api yang terdampak banjir.
Sebelumnya, KAI membatalkan 82 perjalanan kereta api penumpang karena banjir di Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang, khususnya di wilayah Pekalongan, Jawa Tengah. Bobby Rasyidin, Direktur Utama KAI, menyatakan bahwa cuaca ekstrem dalam beberapa hari terakhir menjadi pemicu utama terjadinya banjir. Akibatnya, 258 ribu tempat duduk telah terjual dengan sekitar 18 ribu penumpang mengajukan pengembalian tiket.
Pasangan pengantin di Jakarta Barat juga terpaksa menerjang banjir demi melangsungkan resepsi pernikahan mereka. Ela Laela dan Muhadi nekat melawan banjir di RW 16 Pedongkelan, Kelurahan Kapuk, Cengkareng untuk merayakan hari istimewa mereka. Semangat dan keberanian pasangan ini menjadi inspirasi dalam menghadapi kondisi darurat.
