Presiden RI Prabowo Subianto menekankan kepada Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia untuk selalu mengutamakan tata kelola yang baik dalam mengelola kekayaan negara. Menurutnya, Danantara tidak hanya bertanggung jawab atas kekayaan negara saat ini, tetapi juga untuk generasi muda Indonesia di masa depan. Pesan tersebut disampaikan dalam peringatan satu tahun berdirinya Danantara di Jakarta.
Prabowo menitipkan pesan kewaspadaan, eling, dan waspada kepada Danantara, mengingatkan mereka bahwa harapan seluruh bangsa ada di pundak mereka. Tata kelola yang baik sangat penting bagi lembaga pengelola dana agar tidak mengalami kerugian. Saat ini, Danantara mengelola aset dengan nilai lebih dari USD 1 triliun, menjadikannya salah satu lembaga sovereign wealth fund terbesar di dunia.
Prabowo memastikan pemerintah akan terus memperkuat pengawasan terhadap Danantara. Dewan Pengawas lembaga ini terdiri dari sejumlah Menteri Koordinator dan instansi terkait juga turut diawasi, termasuk Badan Pemeriksa Keuangan, BPKP, Kejaksaan Agung, Kepolisian, dan TNI. Prabowo juga berencana menunjuk utusan khusus Presiden di setiap BUMN yang dikelola oleh Danantara untuk meningkatkan pengawasan.
Dalam konteks keterkaitan dengan kekayaan negara, Prabowo meminta perlindungan dan perhatian terhadap kekayaan bangsa Indonesia untuk generasi mendatang. Upaya ini diharapkan dapat memastikan kelangsungan keberlanjutan kekayaan negara dan kesejahteraan bangsa secara keseluruhan.
