PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) kembali menarik perhatian pasar setelah mengumumkan temuan awal dari pengeboran di Kolokoa, area yang berada sangat dekat dengan Tambang Emas Pani di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo. Dari hasil kerja empat bulan terakhir, perusahaan melihat indikasi zona mineralisasi emas yang cukup luas, dengan kadar emas yang dilaporkan mencapai 1,57 g/t pada beberapa titik dekat permukaan.
Kolokoa Masuk Radar sebagai Prospek Baru
Dalam laporan awalnya, EMAS menyebut Kolokoa memiliki potensi eksplorasi di kisaran 20 juta hingga 40 juta ton dengan kadar emas sekitar 0,3 hingga 0,5 g/t. Temuan itu berasal dari 30 lubang bor yang telah diselesaikan sejauh ini. Lokasinya yang hanya sekitar 500 meter dari deposit utama Pani membuat area ini dipandang strategis sebagai sumber daya satelit.
Karena berada dalam distrik mineral yang sama, Kolokoa dinilai bisa memberi keuntungan dari sisi pengembangan, terutama jika nantinya bisa memanfaatkan infrastruktur yang sudah ada di sekitar Tambang Emas Pani.
Hasil Awal Metalurgi Dinilai Menjanjikan
Direktur Utama EMAS, Boyke Poerbaya Abidin, mengatakan kedekatan Kolokoa dengan proyek utama perusahaan membuka peluang untuk menambah basis sumber daya dan mendukung produksi di masa mendatang. Ia juga menyinggung hasil uji metalurgi awal yang menunjukkan tingkat perolehan emas yang tinggi, sejalan dengan karakteristik pengolahan yang saat ini diterapkan di Tambang Emas Pani.
Meski begitu, perusahaan menegaskan temuan ini masih bersifat konseptual dan tetap membutuhkan eksplorasi lanjutan sebelum bisa ditarik kesimpulan yang lebih pasti.
Baru 30 dari 82 Lubang Bor Rampung
Di sisi lain, program pengeboran EMAS untuk tahun 2026 masih berjalan. Dari total 82 lubang bor yang direncanakan, perusahaan baru menyelesaikan 30 lubang. Artinya, ruang untuk menemukan tambahan potensi di sekitar Pani dan Kolokoa masih terbuka lebar.
Temuan terbaru ini datang setelah pencapaian sebelumnya yang menunjukkan cadangan bijih emas 5,2 juta ons dari total sumber daya mineral 7 juta ons emas. Dengan data baru dari Kolokoa, peta prospek EMAS di kawasan Gorontalo tampak semakin padat dan layak dicermati, terutama karena lokasinya berada sangat dekat dengan pusat pengembangan utama perusahaan.
