Jakarta — Di saat banyak musisi memilih jalur aman lewat katalog lama, Sawung Jabo dan Sirkus Barock justru kembali membuka arsip perjalanan panjang mereka dengan pendekatan yang lebih segar. Mereka merilis album live kedua bertajuk Kalau Batas Tak Lagi Jelas: The Live Album, Part 2, sebuah rekaman yang bukan hanya menampilkan lagu, tetapi juga menegaskan ulang identitas artistik yang telah mereka bangun selama lebih dari lima dekade.
Rekaman langsung di Yogyakarta, dengan kurasi yang ketat
Album ini direkam secara langsung di Studio Kuaetnika, Yogyakarta, lalu diisi lagu-lagu pilihan dari berbagai fase karya Sawung Jabo. Setiap nomor disajikan dengan aransemen baru yang dipilih secara selektif, sehingga materi lama terdengar lebih hidup tanpa kehilangan karakter aslinya. Pendekatan ini membuat album tersebut terasa seperti pertemuan antara memori, pembaruan, dan pembacaan ulang atas karya-karya yang sudah lama dikenal.
“Penjelajah Alam” jadi pusat perhatian
Single utama album ini adalah Penjelajah Alam, lagu yang lahir dari pengalaman mendaki gunung Sawung Jabo pada 1970-an. Di dalamnya, musik dan puisi berpadu menghadirkan nuansa religius, rasa petualangan, serta syukur yang kuat. Karakter itu membuat lagu ini kerap dipandang sebagai anthem di kalangan pendaki di Indonesia, terutama karena pesan dan atmosfernya terasa dekat dengan pengalaman banyak orang yang berhadapan langsung dengan alam.
Jejak panjang Sawung Jabo dan Sirkus Barock
Sawung Jabo dikenal bukan hanya sebagai musisi, tetapi juga penyair, aktor, dan pegiat kebudayaan yang kerap membawa isu sosial ke dalam karya-karyanya. Bersama Sirkus Barock, grup yang berdiri pada 1976, ia membangun panggung yang memadukan rock, unsur tradisional Indonesia, teater, dan puisi. Untuk album ini, proses produksi juga melibatkan sesi rekaman, workshop, dan diskusi agar para musisi memahami konteks lagu secara lebih utuh.
Album Kalau Batas Tak Lagi Jelas: The Live Album, Part 2 sudah tersedia di berbagai layanan streaming digital, termasuk Spotify, Apple Music, dan YouTube Music. Rilisan ini juga dilengkapi video lirik untuk Penjelajah Alam yang dapat ditonton di kanal YouTube Musica Klasik, sebagaimana disebutkan dalam informasi rilis resminya.
