PT Pertamina Peringati Hari Lingkungan Hidup dengan Penanaman Pohon dan Program Pengelolaan Sampah
Pada Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, PT Pertamina (Persero) meluncurkan serangkaian program lingkungan dengan menanam 1.000 bibit pohon dan memperkuat inovasi pengelolaan sampah berbasis masyarakat di TPS3R Desa Guwosari, Kabupaten Bantul, Yogyakarta.
Penanaman Pohon dan Program Lingkungan
Kegiatan ini juga mencakup penanaman pohon secara serentak di wilayah operasi Pertamina Group, seperti di sekitar Kilang Plaju, Elnusa, dan unit operasi lainnya.
Corporate Secretary PT Pertamina (Persero), Arya Dwi Paramita, yang memimpin peringatan Hari Lingkungan Hidup di Yogyakarta, menyatakan bahwa langkah ini adalah bagian dari komitmen berkelanjutan Pertamina dalam mendukung upaya mitigasi perubahan iklim dan pengelolaan sampah di Indonesia.
Bantuan dan Inovasi Lingkungan
Selain penanaman pohon, Pertamina juga memberikan bantuan senilai Rp150 juta untuk Program Go-Sari Edupark. Bantuan tersebut digunakan untuk pengembangan aplikasi pengumpulan sampah Go-Sari, inovasi biochar, budidaya ayam petelur, dan program Rewulu Reborn yang mengubah limbah menjadi produk bernilai ekonomi.
Arya menekankan bahwa pemilihan TPS3R Guwosari sebagai lokasi kick off tidaklah sembarangan. Lokasi ini menjadi contoh kolaborasi antara perusahaan, masyarakat, dan akademisi dalam menyelesaikan masalah sampah dengan cara inovatif.
Lurah Guwosari, Masduki, menjelaskan bahwa program pengelolaan sampah terpadu di wilayahnya telah memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat setempat. Dengan adanya inisiasi ini, tidak hanya permasalahan sampah teratasi, namun juga memberikan penghasilan bagi warga yang terlibat.
Menurut Masduki, dengan memilah sampah secara baik, biaya pengolahan sampah dapat diminimalisir bahkan tidak dikenakan biaya. Hal ini juga berdampak positif terhadap pendapatan pekerja pendukung program ini.
