Airlangga Hartarto Proyeksikan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Kuartal II 2026
Jakarta, VIVA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, memperkirakan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II 2026 tetap akan berada di atas level 5 persen. Proyeksi tersebut menunjukkan bahwa ekonomi Indonesia diperkirakan akan tumbuh antara 5,2 hingga 5,4 persen secara tahunan.
Penopang Ketahanan Ekonomi Nasional
Dalam pengumuman data resmi pertumbuhan ekonomi Indonesia, Airlangga menyatakan keyakinannya terhadap capaian tersebut. Menurutnya, pertumbuhan ini menunjukkan bahwa perekonomian Indonesia masih solid di tengah tekanan dan ketidakpastian ekonomi global.
Fundamental Ekonomi Indonesia
Airlangga juga menekankan bahwa kondisi fundamental ekonomi Indonesia saat ini masih kuat. Indikator makroekonomi seperti inflasi yang terkendali, yang merosot menjadi 2,88 persen dari sekitar 3 persen sebelumnya, serta aktivitas sektor manufaktur yang kembali ke fase ekspansi dengan Purchasing Managers’ Index (PMI) di atas 50, menunjukkan bahwa ekonomi Indonesia memperlihatkan tanda positif.
Berdasarkan proyeksi pertumbuhan ekonomi kuartal II tersebut, Airlangga meyakini bahwa Indonesia masih mampu mempertahankan laju pertumbuhan di atas 5 persen di tengah perlambatan ekonomi global yang diprediksi hanya sekitar 3 persen. Indonesia dinilai tetap tangguh dan mampu menjaga momentum pertumbuhan di atas rata-rata global.
