Contrecoup Rilis Album Penuh Pertama Mereka
Band pop punk asal Palembang, Contrecoup, akhirnya merilis album penuh pertama mereka yang diberi judul ‘Nothing Feels Real’. Setelah sebelumnya sukses dengan mini album ‘Ate With No Crumbs’ pada tahun 2024 dan dua maxi single, kini mereka kembali dengan karya yang menandai perjalanan musik mereka.
Perjalanan Musisi Muda dalam Musik Pop Punk
Dalam album ini, Contrecoup berhasil memadukan modern pop punk, melodic punk, dan sentuhan hardcore tanpa kehilangan identitas unik mereka sebagai band. Dengan sebelas lagu yang termasuk di dalamnya, album ‘Nothing Feels Real’ mencerminkan perkembangan band ini selama bertahun-tahun.
Dua vokalis tamu, Noe Margaretha dan Deny Octariansyah dari Hold It Down, turut memberikan warna dalam album ini. Dengan pengaruh dari band-band pop punk modern seperti The Story So Far, Knuckle Puck, hingga No Pressure, Contrecoup berhasil menciptakan karya yang unik namun tetap relevan.
Proses Produksi dan Penyediaan Album
Seluruh proses produksi album dilakukan secara mandiri, mulai dari sesi rekaman hingga proses mixing dan mastering. Visual sampul album yang dibuat oleh Akbarshqi juga turut melengkapi keseluruhan nuansa yang ingin disampaikan oleh ‘Nothing Feels Real’.
Selain tersedia di platform streaming digital, album ini juga dirilis dalam format kaset pita sebagai bentuk apresiasi kepada para pendengar yang masih setia dengan rilisan fisik. Kaset album dapat diperoleh melalui Blok Semanggi di Palembang, sementara versi digital sudah dapat dinikmati melalui berbagai platform musik.
Bagi Contrecoup, ‘Nothing Feels Real’ bukan hanya sekadar album baru, namun juga merupakan titik puncak dari perjalanan panjang mereka dalam bermusik. Dengan karya ini, band ini menunjukkan kedewasaan dan kepercayaan diri dalam mengekspresikan musik mereka, sekaligus memberikan gambaran bahwa mereka memiliki potensi untuk terus berkembang di masa mendatang.
Sumber: Gigsplay
