Bank Indonesia Tekankan Pentingnya Kerja Sama Negara BRICS untuk Perkuat Ketahanan Ekonomi Global
Bank Indonesia Menegaskan Pentingnya Kerja Sama Konkret
Jakarta, VIVA – Bank Indonesia menekankan pentingnya kerja sama konkret antara negara untuk meningkatkan ketahanan ekonomi dan keuangan global ke depannya. Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Filianingsih Hendarta menegaskan hal tersebut dalam Pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral BRICS (BRICS Finance Ministers and Central Bank Governors Meeting).
Kerja sama tersebut dapat memperkuat ketahanan terhadap guncangan eksternal dengan tetap mempertimbangkan kesiapan dan kondisi masing-masing negara. “Bank Indonesia mendorong negara-negara BRICS untuk tidak hanya menjadi pengguna AI, tetapi menjadi inovator dan kontributor aktif melalui penguatan riset dan kapasitas domestik,” kata Filianingsih.
Pentingnya Kerja Sama dalam Memperkuat Ketahanan
Filianingsih juga menekankan pentingnya kerja sama menghadapi risiko siber dan perubahan iklim untuk membangun sistem ekonomi dan keuangan yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan. Adapun Filianingsih hadir mewakili Indonesia bersama Wakil Menteri Keuangan RI Juda Agung dalam pertemuan tersebut. Keduanya menyampaikan pandangan Indonesia dalam mendorong penguatan kerja sama dalam kerangka BRICS.
Pertemuan Penting di Jaipur, India
Pertemuan tersebut dihadiri para pimpinan bank sentral dan kementerian keuangan dari negara anggota BRICS, antara lain Indonesia, Brasil, Rusia, India, Tiongkok, Afrika Selatan, Mesir, Uni Emirat Arab (UEA), Ethiopia, dan Iran.
Di tengah dinamika geopolitik, perkembangan teknologi, dan AI, serta risiko perubahan iklim yang semakin meningkat, negara-negara BRICS mendorong penguatan resiliensi, inovasi, kerja sama, dan keberlanjutan sebagai fondasi untuk menghadapi tantangan global.
Indonesia melalui koordinasi Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia turut mendorong pengembangan Digital Public Infrastructure (DPI), peningkatan akses pembiayaan iklim bagi negara berkembang, serta transformasi digital dan AI sesuai tahapan pembangunan masing-masing negara.
Indonesia juga menekankan peningkatan peran negara berkembang dalam tata kelola ekonomi global, termasuk melalui penguatan IMF sebagai bagian dari jaring pengaman keuangan global.
Pertemuan ini merupakan bagian dari finance track Presidensi BRICS India 2026 yang bertujuan memperkuat kerja sama dan respons bersama terhadap tantangan ekonomi global.
Perkuat Sinergi dan Kerja Sama Internasional
Bank Indonesia menyatakan akan terus memperkuat sinergi dan kerja sama internasional untuk mendukung ketahanan ekonomi dan keuangan Indonesia.
