The People Of The Sun Rilis Single “Sebak” sebagai Ekspresi Kesedihan dan Kemarahan
Band rock asal Surabaya, The People Of The Sun (POTS), baru-baru ini merilis single terbaru mereka yang berjudul “Sebak”. Lagu ini merupakan respons pribadi dari para personel POTS terhadap tragedi kecelakaan kereta api yang terjadi pada bulan April 2026. “Sebak” mencerminkan kesedihan mendalam dan kemarahan yang dirasakan setelah peristiwa tragis tersebut.
Sarana Ekspresi Emosi
Kata “sebak” dalam lagu ini digunakan untuk menggambarkan kondisi emosional seseorang yang tengah dipenuhi oleh kesedihan. Sebagai vokalis sekaligus penulis lagu “Sebak”, Radit menjelaskan bahwa lagu ini hadir sebagai respons terhadap peristiwa tragis yang menimpa mereka. Liriknya menghadirkan emosi mentah berupa luka, penyangkalan, dan kemarahan yang merupakan bagian dari proses penyembuhan dari kehilangan.
Arsitektur Musikal yang Menggugah
Aransemen lagu “Sebak” membangun suasana secara perlahan namun pasti menuju intensitas emosional yang tinggi. Dengan karakter rock khas POTS yang dipadukan dengan elemen string, lagu ini menciptakan atmosfer muram yang penuh tekanan dan kesedihan. Vokal emosional dari Raditya Mahendra semakin memperkuat ekspresi yang diusung lagu ini.
Proses kreatif dalam menciptakan lagu ini juga memiliki cerita unik. Berbeda dengan pendekatan konvensional, lagu “Sebak” justru bermula dari pola drum yang kemudian berkembang menjadi komposisi utuh melalui kolaborasi antar personel band.
Harapan di Balik “Sebak”
Dengan merilis lagu “Sebak”, POTS berharap dapat memberikan pengalaman mendalam kepada pendengar yang tengah menghadapi kesedihan. Melalui musik, band ini ingin turut serta dalam proses kesembuhan emosional para pendengarnya.
Proses rekaman dan produksi lagu dilakukan di beberapa lokasi selama sekitar satu bulan. Dengan sentuhan akhir dari proses mixing dan mastering oleh Tutoet Daru Prabowo, “Sebak” semakin menjadi serpihan doa dalam riuhnya duka yang dirasakan.
Sumber: Gigsplay
