Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan Pertalite 200.000 Liter di Manggarai, NTT
Jakarta, VIVA – Dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat wilayah terdampak bencana gempa bumi di Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), PT Pertamina Patra Niaga menambah pasokan sebanyak 200.000 liter Pertalite.
Penguatan Pasokan BBM di NTT
Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menyebutkan bahwa langkah ini adalah bagian dari upaya untuk memperkuat ketahanan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah NTT. Kapal MT Musi telah bersandar di Dermaga Fuel Terminal (FT) Reo pada Senin untuk menyalurkan 200.000 liter Pertalite guna mengamankan kebutuhan energi masyarakat di wilayah Manggarai.
Menurut Kitty, kapal MT Musi sudah menjadi kapal keempat yang bersandar di Dermaga FT Reo sejak tiga hari setelah gempa melanda wilayah tersebut. Penerimaan pasokan Pertalite dari kapal ini dilakukan untuk menjaga stok BBM di tingkat aman pasca bencana.
Distribusi Pasokan dan Upaya Penyaluran
Pasokan Pertalite yang diterima akan didistribusikan ke sejumlah daerah termasuk Kabupaten Manggarai, Manggarai Barat, dan sebagian Manggarai Timur. Total pasokan BBM yang telah masuk dan disalurkan melalui FT Reo mencapai sekitar 2.000.000 liter termasuk jenis Pertamax, Pertalite, Biosolar, dan Avtur.
Untuk distribusi darat, FT Reo telah melaksanakan strategi khusus mengatasi kendala akses jalan yang terputus di wilayah Manggarai Timur menuju SPBU Borong atau Kota. Strategi mitigasi yang diterapkan bertujuan agar pasokan energi tetap berkelanjutan.
Pada hari yang sama, kapal MT Kilian dijadwalkan akan bersandar di Dermaga FT Reo dengan membawa pasokan Avtur sekitar 500.000 liter. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan Avtur di Bandara Komodo, Labuan Bajo, NTT, yang meningkat signifikan setelah bencana gempa bumi serta dalam masa puncak kunjungan wisata.
