Presiden Prabowo Subianto kembali mengubah susunan Kabinet Merah Putih. Dalam reshuffle keenam sejak pemerintahannya dimulai, Senin, 14 September 2026, Suahasil Nazara dilantik sebagai Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa di Istana Negara, Jakarta.
Pergantian itu menjadi sorotan utama karena posisi Menteri Keuangan mengalami perubahan untuk kedua kalinya dalam pemerintahan Prabowo-Gibran. Suahasil sebelumnya menjabat Wakil Menteri Keuangan dan pernah memimpin Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan.
Setelah pelantikan, Suahasil menyatakan akan menjaga kesehatan dan kredibilitas Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Ia juga memastikan defisit anggaran tetap berada dalam batas yang telah ditetapkan. Pemerintah menyebut pengelolaan keuangan negara di bawah Suahasil akan diarahkan untuk menjaga APBN tetap sehat, kredibel, dan berdampak bagi masyarakat.
Susunan menteri koordinator
Selain mengganti Menteri Keuangan, perubahan terbaru turut menetapkan susunan menteri koordinator. Yusril Ihza Mahendra menjabat Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan; Airlangga Hartarto sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian; Pratikno sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan; serta Djamari Chaniago sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan.
Agus Harimurti Yudhoyono ditunjuk sebagai Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Zulkifli Hasan sebagai Menteri Koordinator Bidang Pangan, dan Abdul Muhaimin Iskandar sebagai Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat.
Daftar menteri Kabinet Merah Putih
Prasetyo Hadi menjabat Menteri Sekretaris Negara; Sjafrie Sjamsoeddin sebagai Menteri Pertahanan; Tito Karnavian sebagai Menteri Dalam Negeri; Sugiono sebagai Menteri Luar Negeri; dan Nasaruddin Umar sebagai Menteri Agama.
Supratman Andi Agtas menjabat Menteri Hukum; Natalius Pigai sebagai Menteri Hak Asasi Manusia; Agus Andrianto sebagai Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan; Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan; Abdul Mu’ti sebagai Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah; Brian Yuliarto sebagai Menteri Pendidikan, Sains, dan Teknologi; serta Fadli Zon sebagai Menteri Kebudayaan.
Budi Gunadi Sadikin dipercaya sebagai Menteri Kesehatan; Saifullah Yusuf sebagai Menteri Sosial; Yassierli sebagai Menteri Ketenagakerjaan; Muhktarudin sebagai Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia; Agus Gumiwang Kartasasmita sebagai Menteri Perindustrian; Budi Santoso sebagai Menteri Perdagangan; dan Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral.
Raden Dodi Hanggodo menjabat Menteri Pekerjaan Umum; Maruarar Sirait sebagai Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman; Yandri Susanto sebagai Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal; Iftitah Suryanegara sebagai Menteri Transmigrasi; Dody Purwagandhi sebagai Menteri Perhubungan; serta Meutya Hafid sebagai Menteri Komunikasi dan Digital.
Amran Sulaiman menjabat Menteri Pertanian; Raja Juli Antoni sebagai Menteri Kehutanan; Sakti Wahyu Trenggono sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan; Nusron Wahid sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang; serta Rachmat Pambudy sebagai Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional.
Rini Widiantini menjabat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi; Wihaji sebagai Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Berencana Nasional; Mohammad Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup; dan Rosan Roeslani sebagai Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala Badan Penanaman Modal.
Ferry Juliantono menjabat Menteri Koperasi; Maman Abdurrahman sebagai Menteri Usaha Mikro, Kecil dan Menengah; Widianti Putri sebagai Menteri Pariwisata; Teuku Riefky Harsya sebagai Menteri Ekonomi Kreatif sekaligus Kepala Badan Ekonomi Kreatif; Arifatul Choiri Fauzi sebagai Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak; Erick Thohir sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga; serta Mochamad Irfan Yusuf sebagai Menteri Haji dan Umrah.
