Ada banyak band yang sangat produktif dalam membuat dan merilis lagu, tapi tak sedikit pula band yang sangat selektif untuk meluncurkan karyanya. Tersebutkan band asal kota Jakarta, SABA. Walaupun terbentuk dari tahun 2020, unit garage rock ini baru melempar debutnya di tahun 2024 ini.
Dipimpin oleh 4 orang personel, yakni Alpihak (lead & rhythm guitar), Herwinda (bass), Ingrid (vokal), dan Soni (drum), SABA akhirnya merilis single debutnya yang berjudul “In Between Days” pada akhir bulan Mei kemarin.
Membawa konsep yang kuat, SABA mengemas lagu “In Between Days” dengan lirik introspektif yang mencerminkan keadaan psikologis yang kompleks. Rasa putus asa hadir di lagu ini, diperparah dengan suasana tegang dan menakutkan.
SABA berusaha membawa pendengar untuk ikut merasakan perjalanan emosional yang dalam. Perjalanan dimulai dengan efek dan lantunan gitar yang membangkitkan rasa terdisorientasi dan melankolis, namun di tengah kegelapan, ada juga harapan yang tersirat, terutama melalui penggunaan wine sebagai metafora yang menggambarkan perjuangan batin dan keyakinan akan kehidupan yang lebih baik di masa depan.
Inspirasi dari Jim Morrison, vokalis band The Doors, menambahkan kedalaman pada single dari SABA ini. Alpihak, sang pembuat lirik mengamini hal tersebut. Dia mengakui pengaruh besar Morrison terhadap gaya penulisannya.
“Secara keseluruhan, lagu ini menciptakan pengalaman mendalam yang menggugah emosi dan memberikan gambaran tentang kompleksitas keadaan manusia, dengan sentuhan harapan di tengah keputusasaan,” ujar Alpihak menegaskan.
Debut single dari SABA ini dirilis dalam format digital dan sudah bisa didengarkan di beberapa platform musik streaming digital, seperti Spotify, Youtube Music, Apple Music, dan Bandcamp. Jika tertarik untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai single pertama tersebut, bisa disimak di akun media sosial Tiktok dan Instagram S A B A.