Forester Eve, band pop punk yang penuh dengan energi emosional, akhirnya merilis album perdana setelah lebih dari dua tahun berkarya di Kota Malang. Album berjudul ‘From Midnight Until Blooming’ diluncurkan pada 31 Oktober 2025. Judul ini mencerminkan proses penciptaan setiap lagu di tengah malam, di mana malam menjadi waktu untuk mengekspresikan kegelisahan dan harapan yang mendorong impian mereka ke panggung internasional. Album ini dibuat sebagai suara untuk para “wong kalahan,” mereka yang mungkin merasa kalah dalam urusan perasaan namun tetap bertahan. Dengan delapan lagu, album ini memotret perasaan yang familiar seperti kekosongan, penyangkalan, dan usaha untuk menerima keadaan.
Selain itu, Forester Eve tidak hanya mengejar formula pop punk yang sudah akrab, tetapi juga menyisipkan karakter personal dari masing-masing personil. Proses produksi berlangsung selama lima bulan dengan bantuan produser asal Malang, Dickey Danovan, dan dukungan vokal latar dari Ery Ranu. Nama band ini terinspirasi dari penulis William Forester dan dipilih karena malam selalu setia menemani proses penciptaan karya mereka.
Sebelum merilis album ini, Forester Eve telah merilis dua single yang kini masuk ke dalam album debut mereka. ‘From Midnight Until Blooming’ bukan hanya langkah awal, tapi juga pernyataan ambisi bahwa mimpi mereka tidak berhenti di Malang. Mereka ingin suaranya bergema lebih jauh, menemani siapa pun yang pernah merasa kalah namun masih memiliki keberanian untuk bangkit kembali.
