Harga emas Antam kembali terkoreksi tipis pada perdagangan hari ini, meski di pasar global justru bergerak menguat. Kondisi ini membuat selisih arah antara harga emas domestik dan internasional kembali mencolok, sekaligus membuka ruang bagi pelaku pasar untuk mencermati momentum beli.
Antam Turun Rp 5.000 per Gram
Berdasarkan data Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam, harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) hari ini dipatok Rp 2.888.000 per gram. Angka tersebut turun tipis dari posisi sebelumnya yang berada di Rp 2.893.000 per gram.
Sementara itu, harga pembelian kembali atau buyback ditetapkan Rp 2.674.000 per gram. Seperti biasa, harga emas Antam bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti pergerakan pasar.
Rincian Harga Emas Antam Berdasarkan Ukuran
Antam menawarkan emas dalam sejumlah pecahan. Untuk ukuran kecil, emas 0,5 gram dijual Rp 1,494 juta, sedangkan 1 gram dibanderol Rp 2,888 juta. Pecahan 5 gram dipasarkan Rp 14,215 juta dan 10 gram Rp 28,375 juta.
Adapun untuk ukuran yang lebih besar, harga emas 25 gram tercatat Rp 70,812 juta, 50 gram Rp 141,545 juta, 100 gram Rp 283,012 juta, 250 gram Rp 707,265 juta, dan 500 gram Rp 1,414,320 miliar. Sementara emas 1.000 gram dipatok Rp 2,8286 miliar, belum termasuk pajak.
Pasar Global Menguat, Emas Masih Diburu Saat Gejolak Meningkat
Di pasar internasional, harga emas justru naik pada perdagangan pagi ini. Penguatan itu muncul di tengah respons pasar terhadap potensi kesepakatan AS-Iran untuk mengakhiri perang. Harga emas di pasar spot tercatat naik ke US$4.830,66 per ons, sedangkan kontrak berjangka AS bergerak ke US$4.852,4 per ons.
Dalam transaksi emas, pajak tetap menjadi faktor yang perlu diperhitungkan. Pemegang NPWP dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen, sedangkan non-NPWP dikenakan 3 persen dari nilai transaksi.
Di tengah ketegangan geopolitik, emas masih dipandang sebagai aset lindung nilai yang dicari saat pasar bergejolak. Kondisi inilah yang membuat pergerakan harga emas, baik di dalam negeri maupun global, tetap menjadi perhatian utama para investor.
Atribusi sumber: data harga emas Antam mengacu pada informasi Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam, sementara pergerakan emas global merujuk pada perdagangan pasar spot dan kontrak berjangka AS.
