KoRn Siapkan Album Baru Setelah Proses Kreatif Panjang
Setelah lebih dari tiga dekade melintas di berbagai fase ekstrem industri musik, KoRn tampaknya belum menunjukkan tanda melambat. Band nu metal asal Bakersfield, California itu kini tengah mempersiapkan album baru yang kabarnya sudah melalui proses panjang dan melelahkan.
Mengapa KoRn Butuh Proses Panjang untuk Album Terbaru?
Gitaris James “Munky” Shaffer mengungkapkan bahwa KoRn telah menulis sekitar 40 lagu untuk materi terbaru mereka, namun sebagian besar akhirnya dibongkar ulang, direvisi, bahkan dibuang begitu saja demi mendapatkan hasil yang benar-benar mereka inginkan.
Pernyataan tersebut disampaikan Munky dalam wawancara terbarunya dengan Rolling Stone Brasil. Ia menjelaskan bahwa proses kreatif untuk album penerus ‘Requiem’ (2022) jauh lebih rumit dibandingkan sebelumnya. Menurutnya, KoRn kini bekerja dengan standar yang jauh lebih kritis terhadap diri mereka sendiri.
KoRn Tetap Setia pada Identitas Sonik Mereka
Bagi KoRn, mempertahankan identitas sonik mereka tetap menjadi prioritas utama. Munky menyebutkan bahwa seberapa jauh pun mereka bereksperimen, ketika seluruh personel bermain bersama, nuansa KoRn akan selalu terasa dengan sendirinya.
Pernyataan tersebut memberi gambaran bahwa album baru ini kemungkinan akan tetap berakar pada atmosfer gelap, groove berat, dan ketegangan emosional yang selama ini menjadi fondasi musik mereka sejak era debut self-titled pada 1994.
Absennya Fieldy dalam Proses Kreatif
Di sisi lain, Munky juga membahas absennya bassis Reginald “Fieldy” Arvizu yang sejak 2021 mengambil hiatus dari aktivitas band. Munky mengakui bahwa keterlibatan Fieldy dalam proses kreatif mulai berkurang dalam beberapa tahun terakhir sebelum akhirnya mundur sementara.
Meskipun demikian, ia menegaskan bahwa tidak ada konflik besar di balik situasi ini dan KoRn tetap berharap Fieldy dapat menemukan kebahagiaan dalam hidupnya, meskipun saat ini ia tidak aktif bersama band.
Sebelumnya, Fieldy pernah mengungkap bahwa dirinya menghadapi persoalan pribadi yang membuatnya kembali pada kebiasaan buruk di masa lalu dan menciptakan ketegangan dengan orang-orang di sekitarnya.
Di tengah situasi internal yang ada, KoRn tetap menunjukkan produktivitasnya. Bulan lalu, mereka merilis lagu baru berjudul “Reward The Scars”, yang dibuat khusus untuk video game Diablo IV: Lord of Hatred.
Publik tampaknya hanya tinggal menunggu waktu sampai KoRn kembali membuka gerbang kekacauan berikutnya.
