Deliverance Rilis Album Perdana “Bestowed Upon Us”: Gelap, Keras, dan Personal
Deliverance akhirnya mencapai titik penting dalam perjalanan musik mereka dengan merilis album perdana bertajuk “Bestowed Upon Us”. Setelah sukses dengan single “Fractured Psyche”, band metallic hardcore asal Bandung ini menghadirkan 11 lagu penuh emosi yang memperlihatkan sisi gelap kehidupan manusia.
Album yang Menguak Trauma dan Kehancuran Manusia
Direkam di Rebuilt 40124 Studio dan dirilis pada 29 Mei 2026, “Bestowed Upon Us” mencerminkan berbagai beban dan luka yang kerap dihadapi manusia tanpa permintaan. Dari trauma hingga kehancuran identitas, Deliverance tidak ragu untuk mengeksplorasi sisi gelap kehidupan melalui nuansa gelap dan sarkastik dalam lirik maupun musik mereka.
Sebelas lagu dalam album ini, termasuk kolaborasi dengan Anggiruna dari DEVDAN dalam lagu “A Scar That Never Heals”, mampu menggambarkan kompleksitas emosi manusia dengan intensitas yang memukau. Dari ledakan agresi hingga nuansa personal, “Bestowed Upon Us” merupakan manifesto musikal para anggota Deliverance.
Perjalanan Musical Deliverance yang Intens
Dengan pengaruh dari genre metallic hardcore namun tetap mempertahankan keunikan identitas mereka, Deliverance berhasil menciptakan album yang bukan hanya sekadar kumpulan lagu-lagu berat, namun juga menyusun narasi yang terhubung satu sama lain. Melalui “Bestowed Upon Us”, mereka memperlihatkan bagaimana rasa sakit dan kehancuran dapat menjadi kekuatan dalam musik.
Seiring dengan rilis album, video musik “Shadows Within” juga turut diluncurkan untuk semakin menggambarkan perjuangan seseorang dalam melepaskan diri dari bayang-bayang masa lalu. Dengan kolaborasi visual antara 40124 Reverge dan Ritusworks, Deliverance berhasil menyampaikan pesan yang kuat melalui karya mereka.
Dengan anggota yang aktif dalam berbagai proyek musik lain, Deliverance terus menunjukkan eksistensinya dalam skena musik Indonesia. “Bestowed Upon Us” bukan hanya sekadar album, melainkan representasi dari kerja keras, emosi, dan keberanian untuk mengekspresikan diri melalui musik.
