Shaggydog Merayakan 29 Tahun Perjalanan Musik Mereka
Shaggydog memasuki usia 29 tahun dengan penuh semangat dan konsistensi. Band asal Sayidan, Yogyakarta, ini tetap setia dengan akar mereka sejak dari awal berdiri, tanpa mengalami perubahan formasi. Perjalanan musisi yang tetap terasa segar dan relevan.
BE29AS: Semangat dan Konsistensi
Dalam usia baru mereka, Shaggydog mengusung tema “BE29AS” untuk merayakan momen bersejarah ini. Istilah tersebut menjadi simbol kekuatan fisik dan semangat yang mereka tanamkan selama 29 tahun berkarya. Konsistensi dalam formasi band juga menjadi nilai tambah yang menjaga identitas musik mereka tetap utuh.
Menurut Heruwa, salah satu anggota band, “BE29AS” bukan hanya tentang bertahan fisik, tetapi juga menjaga kejelasan pikiran dalam menghadapi dinamika industri musik yang terus berubah.
Pesta dan Kolaborasi Musik
Perayaan menuju 30 tahun Shaggydog ditandai dengan acara “BE29AS BERSAMA MILLI” di Sayidan, tempat di mana band ini berasal. Acara tersebut diramaikan dengan berbagai aktivitas santai dan pertunjukan musik dari berbagai musisi, seperti Ras Muhamad, Uncle T, dan lainnya.
Dalam rangka perayaan tersebut, Shaggydog juga merilis video musik “Lodse”, kolaborasi dengan Rebellion Rose dan The Glad. Video ini disutradarai oleh Bagus Tikus, yang berhasil menangkap kebersamaan dan kolaborasi antar musisi lintas generasi dalam satu bentuk karya yang penuh makna.
Penutup yang Penuh Energi
Video musik “Lodse” menjadi perwujudan dari semangat kolaborasi musisi yang ingin tetap relevan dan terhubung dengan lingkungan sekitarnya. Dengan energi yang sama, Shaggydog, Rebellion Rose, dan The Glad tampil bersama dalam video ini, menciptakan nuansa yang intim dan santai.
Perayaan 29 tahun perjalanan Shaggydog bukan hanya sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum untuk terus merawat akar musik Sayidan dan terus berkarya dengan semangat yang tak pernah pudar.
