PT CCT dan PT DMS Laguna Sepakat Bentuk JVC dalam Pembangunan Rest Area KM 63 Tol Cimanggis-Cibitung
Pada Rabu, 24 Juni 2026, PT Cimanggis Cibitung Tollways (CCT) dan PT DMS Laguna (DMSL) meneken nota kesepahaman (MoU) untuk membentuk Joint Venture Company (JVC) guna mengembangkan dan mengelola Rest Area KM 63 Jalan Tol Cimanggis-Cibitung.
Kerja Sama Strategis demi Kualitas Pelayanan Optimal
MoU tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama CCT, Y. Widi Suharyanto dan Direktur Keuangan CCT, Ruddyar Ruslan, bersama dengan Direktur DMSL, Tatang Sukmana di Plaza Tol Jatikarya, Bekasi. Menurut Y. Widi Suharyanto, kerja sama ini merupakan langkah strategis kedua perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan operasional Jalan Tol Cimanggis-Cibitung secara berkelanjutan dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat pengguna jalan tol.
Komitmen Peningkatan Pelayanan dan Pengembangan Kawasan
Rest Area KM 63 menjadi bukti komitmen perusahaan dalam meningkatkan pelayanan kepada pengguna Jalan Tol Cimanggis-Cibitung. Selain sebagai tempat beristirahat yang nyaman dan aman, fasilitas ini turut mendukung pertumbuhan ekonomi dan pengembangan kawasan di sekitar koridor Jalan Tol Cimanggis-Cibitung. Direktur Utama PT DMS Propertindo Tbk, Mohamad Prapanca, menyebut bahwa Rest Area KM 63 memiliki lokasi strategis dan menjadi potensi destinasi layanan dan komersial unggulan.
Melalui kerja sama dengan CCT dan pembentukan JVC, diharapkan rest area ini mampu memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi pengguna jalan tol, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan lainnya. Rest Area KM 63 akan dibangun di kedua sisi (jalur A dan B) dengan luas sekitar 12 hektare di wilayah Kabupaten Bekasi. Investasi sebesar Rp 300 miliar akan dialokasikan untuk membangun berbagai fasilitas, layanan, dan area komersil.
Fokus pada Pembangunan Berkelanjutan
Selain memenuhi standar fasilitas yang diwajibkan, pembangunan dan pengembangan rest area juga akan memperhatikan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan dengan penerapan konsep ramah lingkungan, efisiensi energi, dan pengelolaan kawasan yang berkelanjutan.
