BPK RI Tekankan Pentingnya Ketahanan Pangan dalam Acara Pengukuhan Profesor Kehormatan
Pada acara pengukuhan Profesor Kehormatan yang digelar oleh Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA), anggota VII Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Prof. Dr. Slamet Edy Purnomo, menekankan pentingnya ketahanan pangan sebagai salah satu pilar utama ketahanan nasional. Dalam orasinya, Slamet Edy menyampaikan bahwa tata kelola pangan yang akuntabel, kolaboratif, dan berkelanjutan sangat dibutuhkan.
Peran BPK RI dalam Mendukung Program Pemerintah di Sektor Pangan
Prof. Dr. Slamet Edy Purnomo dari BPK RI juga menegaskan komitmennya untuk mendukung program pemerintah melalui fungsi pemeriksaan yang konstruktif. Dengan cara ini, setiap kebijakan strategis, terutama di sektor pangan, dapat berjalan secara efektif, efisien, dan transparan. Hal ini diharapkan dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.
Sinergi BPK RI, Perum Bulog, dan Pemerintah dalam Mendukung Ketahanan Pangan Nasional
Acara tersebut juga dihadiri oleh Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, yang menyampaikan apresiasi atas pengukuhan Profesor Kehormatan kepada Slamet Edy. Ahmad Rizal mengakui bahwa pemikiran Slamet Edy mengenai tata kelola dan penguatan akuntabilitas sangat berkontribusi dalam mendukung program strategis pemerintah, termasuk dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.
Rizal juga menekankan bahwa sinergi antara pemerintah, BPK RI, BUMN, akademisi, dan seluruh pemangku kepentingan sangat penting dalam memastikan ketersediaan pangan yang cukup, terjangkau, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Perum Bulog siap terus bersinergi dengan semua pihak untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan nasional.
