Spotify Perluas Pengalaman dengan Chart Video Musik Baru
Spotify memperluas peran video di dalam platformnya dengan meluncurkan tangga lagu khusus video musik untuk pertama kalinya. Langkah ini disertai fitur baru yang memungkinkan musisi mengajukan video musik mereka langsung kepada tim editorial Spotify agar berpeluang masuk ke berbagai playlist kurasi. Pembaruan tersebut memperlihatkan keseriusan layanan streaming asal Swedia itu dalam memperkuat pengalaman audiovisual sekaligus mempererat hubungan antara artis dan pendengar.
Chart “Music Video Charts Global” Resmi Tersedia
Chart baru bertajuk “Music Video Charts Global” resmi tersedia mulai 21 Juli dan menampilkan daftar 50 video musik paling banyak diputar di seluruh dunia berdasarkan jumlah streaming harian. Tangga lagu ini dapat diakses melalui halaman Spotify Charts serta pusat Music Video Playlists. Setiap hari Selasa, Spotify juga akan menyoroti 10 video musik teratas melalui kanal media sosial resminya.
Kesempatan Baru Bagi Artis
Bersamaan dengan peluncuran chart tersebut, Spotify kini memberikan kesempatan kepada artis untuk mengirimkan video musik langsung kepada tim editorial. Mekanisme ini mirip dengan fitur pitching lagu yang selama ini digunakan oleh musisi untuk mengajukan rilisan baru ke playlist resmi Spotify.
Lewat sistem ini, artis dapat menjelaskan konsep video, suasana visual, dan gaya penyutradaraan yang mereka pilih. Materi tersebut akan dipertimbangkan untuk dimasukkan ke dalam playlist seperti “Best New Videos”, “Live Performances”, dan “Today’s Top Videos”.
Video yang memenuhi syarat adalah karya yang belum dirilis atau baru tayang dalam tujuh hari terakhir. Ketentuan ini berlaku baik untuk video yang dikirim melalui label rekaman, distributor, maupun yang diunggah langsung menggunakan Spotify for Artists.
Video Memiliki Dampak Signifikan
Spotify menyatakan bahwa kehadiran video bukan hanya pelengkap visual, tetapi memiliki dampak signifikan terhadap kebiasaan mendengarkan musik. Berdasarkan data internal perusahaan, pengguna yang menonton video musik secara penuh akan memutar lagu tersebut 64 persen lebih banyak dalam tiga minggu ke depan dibandingkan pendengar yang hanya menikmati versi audionya.
Dampaknya tidak hanya terbatas pada satu lagu. Pendengar yang menyaksikan video musik juga tercatat memiliki kemungkinan 1,4 kali lebih besar untuk menyimpan lagu, membagikannya kepada orang lain, atau menambahkannya ke playlist pribadi.
Strategi ini berjalan seiring dengan sejumlah perjanjian lisensi yang ditandatangani Spotify dengan Universal Music Group, Sony Music, dan Warner Music Group hingga tahun 2025. Semua kesepakatan tersebut juga mencakup hak distribusi konten audiovisual.
