7 Mitos tentang Kehamilan yang Masih Dipercaya Banyak Orang di Indonesia
Seiring dengan fase kehamilan, calon ibu sering kali dibanjiri dengan berbagai nasihat dari keluarga dan lingkungan sekitar. Namun, tidak semua nasihat yang diterima memiliki dasar medis yang kuat. Bahkan, beberapa mitos seputar kehamilan bisa membuat ibu hamil merasa cemas atau menghindari hal-hal yang sebenarnya aman.
1. Mitos Seputar Konsumsi Nanas saat Hamil
Nanas seringkali dianggap sebagai buah yang perlu dihindari selama kehamilan karena dikhawatirkan bisa menyebabkan keguguran. Namun, lembaga medis seperti American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) justru menyatakan bahwa nanas bisa menjadi bagian dari pola makan sehat selama kehamilan.
2. Memahami Mitos “Makan untuk Dua”
Anggapan bahwa “makan untuk dua” selama kehamilan berarti harus mengonsumsi makanan dalam porsi ganda tidak sepenuhnya benar. Menurut ACOG, kebutuhan kalori selama kehamilan meningkat, namun hanya membutuhkan tambahan beberapa ratus kalori per hari, bukan dua kali lipat dari asupan biasa.
3. Bentuk Perut dan Prediksi Jenis Kelamin Bayi
Salah satu mitos populer adalah mengaitkan bentuk perut ibu hamil dengan jenis kelamin bayi. Namun, bentuk perut tidak bisa menjadi acuan untuk menebak jenis kelamin janin. NHS menjelaskan bahwa hanya pemeriksaan medis tertentu yang dapat menentukan jenis kelamin bayi.
Artikel ini masih berlanjut… Silahkan klik di sini untuk melanjutkan membaca artikel secara lengkap.
