Mendorong Ekosistem Ritel Hingga ke Pedesaan
Pemerintah Indonesia terus mendorong perluasan jangkauan ekosistem ritel hingga ke wilayah pedesaan sebagai strategi penguatan perdagangan domestik. Menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, langkah ini penting untuk memperluas akses masyarakat terhadap barang kebutuhan sehari-hari dan membuka peluang pemasaran bagi produk lokal.
Dorong Koperasi Desa Menjadi Bagian Ekosistem Ritel
Airlangga menekankan pentingnya peran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dalam ekosistem ritel tersebut. Presiden Prabowo Subianto juga turut mendorong agar ritel tidak hanya terfokus di kota-kota besar, tetapi juga merambah ke pedesaan. Hal ini diungkapkan dalam acara Indonesia Retail Summit and Expo (IRSE) 2026 di Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta.
Dengan adanya KDKMP, diharapkan akses masyarakat terhadap barang-barang ritel bisa semakin luas, sementara pelaku usaha di daerah dapat memiliki jalur pemasaran yang lebih baik. Pemerintah juga menggalakkan subsidi barang ritel agar tersedia di berbagai wilayah, sekaligus menjadi agen pembelian produk pertanian dan perikanan lokal.
Transfer Pengetahuan dan Integrasi Ritel-Produksi
Selain perluasan jangkauan ritel, Menko Airlangga juga menyoroti pentingnya transfer pengetahuan antara pelaku ritel dan produsen lokal. Hal ini bertujuan agar ekonomi di pedesaan dapat bertransformasi ke arah yang lebih modern melalui sistem digital yang setara dengan ritel modern.
Integrasi antara ritel dan produksi dalam negeri pun menjadi fokus penting dalam transformasi perdagangan. Pemerintah terus mendorong peningkatan aktivitas perdagangan untuk memperkuat sisi konsumsi dan menciptakan permintaan bagi produk lokal. Sinergi antara ritel dan produksi dalam negeri diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi Indonesia menuju target 6 persen hingga akhir 2026.
