MadameToean kembali dengan single terbaru berjudul “Jungkat Jungkit”, sebuah karya yang memandang naik-turunnya kehidupan melalui permainan musik yang ringan, ceria, dan penuh warna. Lagu ini mempertegas karakter French Gypsy Jazz yang menjadi bagian penting dari identitas grup, dengan perpaduan nuansa vintage, swing, serta sentuhan teatrikal.
Naik-turun kehidupan dalam permainan masa kecil
Gagasan utama “Jungkat Jungkit” berangkat dari permainan sederhana yang akrab sejak masa kecil. Dalam permainan tersebut, dua orang bergantian berada di posisi atas dan bawah. Pergantian itu menjadi gambaran tentang kehidupan yang tidak pernah bergerak dalam satu arah secara terus-menerus.
MadameToean menggambarkan bagaimana seseorang dapat berada di titik tertinggi, sebelum kemudian menghadapi keadaan yang berbeda. Orang-orang bisa datang dan pergi, hubungan mengalami perubahan, sementara situasi hidup terus bergerak. Alih-alih menyajikan dinamika tersebut sebagai beban, MadameToean memilih mengolahnya melalui musik yang ceria dan humoris.
Lewat lagu ini, pendengar diajak menikmati perubahan dengan sikap yang lebih ringan. Seperti jungkat-jungkit, kehidupan memiliki waktunya sendiri untuk membawa seseorang naik dan turun. Pergantian posisi itu menjadi bagian dari pengalaman yang terus berlangsung.
French Gypsy Jazz bertemu dunia visual penuh warna
Musik MadameToean dipengaruhi atmosfer French café, Gypsy Jazz, swing, dan budaya vintage Eropa. Pengaruh tersebut hadir melalui permainan instrumen, groove, serta suasana yang dibangun selama lagu berlangsung. French Gypsy Jazz menjadi fondasi, tetapi masing-masing anggota tetap memberikan warna tersendiri dalam komposisi dan permainan musik grup.
Bagi MadameToean, nuansa vintage tidak berarti terpaku pada masa lalu. Karakter retro tersebut diolah kembali dalam pendekatan yang playful, sehingga warna musik dari era terdahulu tetap terasa tanpa terdengar seperti pengulangan masa lalu.
Pendekatan serupa juga terlihat dalam konsep visual “Jungkat Jungkit”. Unsur vintage dibangun melalui pilihan busana, warna, ekspresi, dan keseluruhan konsep yang ditampilkan. MadameToean menghadirkan dunia yang terasa seperti pertemuan antara kartu pos vintage dari Prancis dan taman bermain masa kecil: penuh warna, sedikit quirky, sarat nostalgia, tetapi tetap memiliki sisi elegan.
Musik dan visual dalam single ini diposisikan sebagai dua bagian yang saling berkaitan. Interaksi antarelemen musik, karakter permainan, groove, dan nuansa yang muncul dari permainan instrumen langsung menjadi bagian dari cara MadameToean memperkenalkan identitas mereka kepada pendengar.
Formasi MadameToean
MadameToean dibentuk oleh Rahma Savitri sebagai vokalis utama pada 2016. Setelah hampir satu tahun hiatus, grup tersebut kembali menggunakan nama MadameToean dengan formasi Madame Rahma Savitri pada vokal, Madame Indira pada violin, Toean Frank Pattinasarany pada gitar, dan Toean Dwi Prayoga pada perkusi.
Dalam penggarapan “Jungkat Jungkit”, mereka turut melibatkan Arini Kumara sebagai pemain double bass. Single ini kini telah tersedia di berbagai platform streaming digital dan menjadi bagian dari perjalanan MadameToean dalam memperkenalkan karakter musik serta dunia visual mereka kepada pendengar.
