HomeGaya HidupApa yang Terjadi pada...

Apa yang Terjadi pada Usus Setelah Makan Mi Instan?

Mi instan tidak menempel di dinding usus atau mengendap selama berhari-hari setelah dimakan. Seperti makanan lain, mi akan melewati lambung, diproses lebih lanjut di usus halus, lalu sisa yang tidak diserap bergerak ke usus besar sebelum dikeluarkan sebagai feses.

Usus halus bertugas melanjutkan pencernaan sekaligus menyerap sebagian besar zat gizi. Adapun usus besar menyerap air dan membantu membentuk feses. Karena itu, dampak konsumsi mi instan terhadap pencernaan lebih berkaitan dengan komposisi makanan dan pola makan secara keseluruhan, bukan karena mi tertinggal di dalam usus.

Rendah serat dan kaitannya dengan kelancaran BAB

Salah satu aspek yang perlu diperhatikan adalah kandungan serat. Berbeda dari karbohidrat, protein, dan lemak, serat tidak dicerna dengan cara yang sama. Sebagian jenis serat dapat menambah volume feses sehingga lebih mudah melewati saluran pencernaan.

National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK) menyebutkan, konsumsi serat yang cukup disertai asupan cairan memadai dapat membantu mencegah dan meredakan sembelit. Sebaliknya, pola makan yang rendah atau hampir tidak mengandung serat perlu menjadi perhatian, terutama bagi orang yang mengalami konstipasi.

Mi instan umumnya bukan sumber serat yang tinggi. Masalah dapat muncul apabila makanan tersebut terlalu sering menggantikan sayuran, buah, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Dalam kondisi itu, asupan serat harian menurun. Jika konsumsi cairan juga kurang, feses dapat menjadi lebih keras dan buang air besar terasa tidak lancar.

Namun, satu porsi mi instan tidak otomatis menyebabkan sembelit. Dampaknya bergantung pada pola makan secara keseluruhan. Orang yang sesekali mengonsumsi mi instan, tetapi tetap makan makanan berserat dan cukup minum, berada dalam kondisi berbeda dari mereka yang hampir setiap hari mengandalkan mi instan.

Pengaruh terhadap mikrobiota usus

Di dalam usus hidup triliunan mikroorganisme yang dikenal sebagai mikrobiota usus. Makanan yang dikonsumsi berinteraksi dengan mikroorganisme tersebut. Serat, misalnya, dapat menjadi sumber makanan bagi sebagian mikrobiota.

Penelitian NIDDK menunjukkan bahwa pola makan yang lebih banyak mengandung serat dan makanan minim proses dapat memengaruhi komposisi serta fungsi mikrobiota dibandingkan pola makan rendah serat dan lebih banyak makanan olahan. Meski demikian, belum tepat menyimpulkan bahwa makan mi instan sesekali akan langsung mengurangi bakteri baik secara drastis.

Studi terhadap 224 perempuan dewasa di Jepang menemukan hubungan antara konsumsi ramen dan keragaman mikrobiota usus. Kelompok dengan konsumsi ramen lebih tinggi memiliki keragaman mikrobiota serta asupan serat yang lebih rendah. Karena penelitian itu bersifat cross-sectional, hasilnya hanya menunjukkan hubungan dan tidak membuktikan bahwa ramen secara langsung menyebabkan perubahan mikrobiota.

Efek makanan juga dapat berbeda pada orang dengan kondisi pencernaan tertentu. Penelitian terhadap orang dewasa Korea dengan sindrom iritasi usus besar (IBS) menemukan mi instan termasuk makanan yang cukup sering dilaporkan memicu gejala. Temuan itu dikaitkan dengan karakteristik makanan yang tinggi lemak dan mengandung gluten, tetapi tetap perlu dipahami sesuai kondisi masing-masing individu.

Mi instan masih dapat menjadi bagian dari pola makan jika dikonsumsi sesekali dan dilengkapi bahan lain, seperti sayuran serta sumber protein berupa telur, ayam, ikan, atau tahu. Buah dapat dikonsumsi pada waktu makan berbeda untuk membantu memenuhi kebutuhan serat. Jika mi instan sudah menjadi menu hampir setiap hari, frekuensinya sebaiknya dikurangi dan digantikan secara berkala dengan makanan yang lebih beragam.

Source link

Berita populer

Semua Berita

Integrasi Pembiayaan Kesehatan Tingkatkan Efisiensi Layanan

Integrasi pembiayaan kesehatan di Indonesia mulai diarahkan pada mekanisme yang menyatukan...

Stres Memperparah Jerawat? Penyebab dan Cara Mengatasinya

Jerawat yang muncul atau tampak semakin parah ketika seseorang mengalami tekanan...

Fit For A King Umumkan Lonely God Deluxe, Rilis “Dirt”

Fit For A King menyiapkan perluasan untuk album studio kedelapan mereka,...

Mengapa Mobil Listrik Lebih Ramah Lingkungan? Ini Alasannya

Peralihan industri otomotif menuju kendaraan listrik tidak semata-mata didorong oleh perkembangan...

Baca Sekarang

Integrasi Pembiayaan Kesehatan Tingkatkan Efisiensi Layanan

Integrasi pembiayaan kesehatan di Indonesia mulai diarahkan pada mekanisme yang menyatukan jaminan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dengan Asuransi Kesehatan Tambahan (AKT). Upaya ini melibatkan BPJS Kesehatan, rumah sakit, dan perusahaan asuransi kesehatan tambahan untuk memperjelas alur penjaminan biaya perawatan. Skema yang digunakan adalah Koordinasi Antar Penyelenggara Jaminan (KAPJ)....

Stres Memperparah Jerawat? Penyebab dan Cara Mengatasinya

Jerawat yang muncul atau tampak semakin parah ketika seseorang mengalami tekanan bukan semata-mata kebetulan. Stres memang tidak secara langsung menyebabkan jerawat, tetapi kondisi tersebut dapat memperburuk jerawat yang sudah ada melalui perubahan hormon, peningkatan peradangan, serta melambatnya pemulihan kulit. Menurut American Academy of Dermatology (AAD), tubuh melepaskan hormon...

Fit For A King Umumkan Lonely God Deluxe, Rilis “Dirt”

Fit For A King menyiapkan perluasan untuk album studio kedelapan mereka, Lonely God. Edisi deluxe album tersebut dijadwalkan terbit pada 30 Oktober melalui Solid State Records, dengan tambahan tiga lagu baru: “Steady Doom”, “Blood Pact”, dan “Dirt”. Album versi awalnya telah dirilis pada musim panas tahun lalu. Pengumuman...

Mengapa Mobil Listrik Lebih Ramah Lingkungan? Ini Alasannya

Peralihan industri otomotif menuju kendaraan listrik tidak semata-mata didorong oleh perkembangan teknologi. Elektrifikasi kendaraan juga dipandang sebagai upaya mengurangi pencemaran udara sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional. Mobil listrik tidak menghasilkan emisi dari knalpot ketika digunakan. Karena itu, kendaraan jenis ini tidak mengeluarkan gas buang seperti karbon monoksida (CO)...

7 Cara Mengatasi Insomnia dan Memperbaiki Kualitas Tidur

Insomnia tidak hanya membuat seseorang sulit terlelap, tetapi juga dapat menyebabkan tubuh terasa lelah dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Jika berlangsung dalam jangka panjang, kekurangan tidur dapat memengaruhi suasana hati serta membuat seseorang lebih rentan mengalami stres dan tekanan. Sejumlah kebiasaan dapat diterapkan untuk membantu memperbaiki kualitas tidur. Langkah-langkah...

Baru Kena PHK, Masih Bisa Dapat BSU 2026 Rp900 Ribu?

Pekerja yang baru mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) belum otomatis berhak menerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2026. Kepastian mengenai status mereka masih menunggu penetapan resmi pemerintah, terutama terkait syarat status pekerjaan dan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Program BSU 2026 direncanakan memberikan bantuan sebesar Rp300.000 per bulan selama tiga bulan,...

Tutorial Meditasi Sebelum Tidur agar Cepat Pulas

Sulit terlelap ketika pikiran masih dipenuhi pekerjaan atau persoalan pribadi merupakan kondisi yang dapat terjadi meski tubuh sudah merasa lelah. Salah satu cara yang dapat dicoba untuk membantu menenangkan diri sebelum tidur adalah meditasi. Latihan ini mengarahkan perhatian pada napas, sensasi tubuh, atau gambaran yang menenangkan sehingga...

Deezer Izinkan Pengguna Hapus Musik AI dari Pencarian

Deezer menyiapkan pengaturan yang memungkinkan pengguna menghapus musik yang sepenuhnya dibuat oleh kecerdasan buatan (AI) dari hasil pencarian. Fitur tersebut akan diluncurkan secara global sebelum akhir 2026, sehingga pendengar dapat menentukan apakah musik buatan AI tetap muncul dalam pengalaman streaming mereka. Melalui pengaturan baru itu, pengguna bisa menyembunyikan...

Mata Sering Bintitan? Kenali Risiko dan Cara Mencegahnya

Bintitan yang muncul berulang kali tidak selalu sekadar gangguan ringan pada kelopak mata. Selain menyebabkan benjolan, kemerahan, nyeri, dan rasa mengganjal saat berkedip, kondisi ini dapat menandakan adanya masalah pada kebersihan atau kesehatan kelopak mata yang perlu diperhatikan. Bintitan atau hordeolum umumnya terjadi akibat infeksi bakteri pada kelenjar...

UMR 2027 Naik 7,5-9,5%, Said Iqbal: Perusahaan Tak Bangkrut

Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal, mengusulkan kenaikan upah minimum regional (UMR) 2027 berada di kisaran 7,5 persen hingga 9,5 persen. Besaran tersebut, menurut dia, perlu disesuaikan dengan tingkat inflasi dan pertumbuhan ekonomi di setiap daerah. Iqbal menyebut usulan itu merujuk pada ketentuan dalam...

Cara Mengatasi Mata Bintitan di Rumah dan Pantangannya

Bintitan atau hordeolum umumnya dapat membaik tanpa tindakan medis khusus. Namun, benjolan kecil di kelopak mata ini tetap perlu dirawat dengan cara yang tepat agar nyeri, kemerahan, dan iritasi tidak bertambah parah. Bintitan terjadi ketika bakteri menginfeksi kelenjar minyak atau folikel rambut di sekitar bulu mata. Gejalanya dapat...

Eleanor Whisper Rilis “Ini Hal Biasa”, Menuju Album Ketiga

Eleanor Whisper membuka arah menuju album ketiganya dengan merilis single “Ini Hal Biasa” pada 9 Oktober 2026. Lagu tersebut hadir di seluruh platform streaming digital, disertai video lirik yang diluncurkan melalui YouTube. Single ini berangkat dari pengalaman menghadapi kehilangan, rasa sakit, kebingungan, dan proses menerima berbagai hal yang...