Mogwai mempertemukan musik instrumental khas mereka dengan vokal Iggy Pop melalui single terbaru, “Underground”. Lagu tersebut menjadi bagian dari kompilasi Happy Tears, yang merangkum perjalanan panjang band asal Skotlandia itu. Kompilasi ini dijadwalkan terbit pada 8 Januari 2027 melalui Rock Action, label milik Mogwai.
Pengumuman lagu dan kompilasi tersebut disertai perilisan video musik “Underground”. Mogwai juga telah menyiapkan sejumlah agenda tur untuk rangkaian perjalanan mereka berikutnya, meski rincian mengenai jadwal tersebut tidak disebutkan dalam pengumuman ini.
Kolaborasi dengan makna personal
Kolaborasi ini mempertemukan lanskap post-rock Mogwai dengan karakter vokal Iggy Pop. Bagi Iggy, keterlibatan tersebut memiliki arti khusus karena ia telah lama mengenal dan mengagumi musik Mogwai.
Dalam pernyataan resminya, Iggy menyebut bagian pembuka “Underground” mengingatkannya pada rasa kesepian yang kuat dalam kehidupan modern. Vokalnya dalam lagu itu diaransemen oleh Matt Sweeney. Iggy menilai karakter vokalnya sesuai dengan sosok yang sedang marah dan tidak menahan diri untuk mengungkapkan perasaannya.
Nuansa vokal tersebut kemudian ditempatkan di atas suasana muram yang sejak awal dibangun Mogwai. Hasilnya, “Underground” menjadi pertemuan dua karakter musikal dari latar yang berbeda, tanpa menghilangkan atmosfer gelap yang lekat dengan karya Mogwai.
Kerja sama ini juga berkaitan dengan hubungan personal Stuart Braithwaite terhadap Iggy Pop dan The Stooges. Dalam buku Spaceships Over Glasgow: Mogwai, Mayhem and Misspent Youth yang terbit pada 2022, gitaris dan vokalis Mogwai itu menulis tentang besarnya pengaruh The Stooges dalam kehidupannya.
Braithwaite mengenang pengalaman mendengarkan The Stooges untuk pertama kali sebagai sesuatu yang mengubah hidup. Ia menganggap album debut band tersebut seperti kitab pribadi, dengan musik yang liar, primitif, dan berbeda dari apa pun yang pernah didengarnya ketika itu.
Kekagumannya kepada Iggy Pop juga tumbuh melalui rekaman pertunjukan langsung yang ia simpan dalam kaset VHS. Braithwaite berulang kali menonton penampilan tersebut dan tertarik pada karakter panggung serta sisi teatrikal Iggy. Namun, suara dan lagu-lagu Iggy disebut sebagai hal yang paling membekas baginya.
Kompilasi dan dokumenter perjalanan Mogwai
Selain Happy Tears, Mogwai akan merilis dokumenter audio berdurasi panjang berjudul Happy Tears: The Story of Mogwai. Materinya akan mengulas perjalanan band selama lebih dari tiga dekade, termasuk keberhasilan mereka mempertahankan identitas sebagai salah satu kelompok instrumental paling dikenal dari Skotlandia.
Dalam dokumenter itu, Braithwaite merefleksikan perjalanan Mogwai yang telah menghasilkan 11 album. Ia mengaku tidak pernah membayangkan band tersebut dapat mencapai jumlah itu, terutama karena banyak grup yang ia sukai tidak mampu bertahan selama itu.
Mogwai terakhir merilis album The Bad Fire pada 2025. Untuk kawasan Amerika Utara dan Amerika Selatan, album tersebut diterbitkan oleh Temporary Residence Ltd., sementara Rock Action menangani perilisan di Inggris dan sejumlah wilayah lain di dunia.
