Radioshifter, band rock alternatif asal Sumatera Selatan, menghadirkan Extended Play (EP) terbaru mereka yang diberi nama ‘Kontras’. EP ini menandai fase baru dalam perjalanan musik grup tersebut. Berbeda dengan karya-karya sebelumnya yang berbahasa Inggris, dalam ‘Kontras’ Radioshifter memilih untuk menulis semua lirik dalam bahasa Indonesia. Langkah ini menunjukkan kedewasaan artistik dan kedekatan emosional dengan realitas yang lebih personal.
Dengan rilis di bawah naungan Youth Generator Records, ‘Kontras’ terdiri dari empat lagu: “Biru”, “Klise”, “Fase”, dan “Kontras”. Setiap lagu menggambarkan pergulatan batin manusia modern seputar kehilangan, pencarian makna, dan perasaan tidak tenang di antara keinginan untuk bertahan dan dorongan untuk melepaskan.
Dengan total durasi 13 menit, EP ini menawarkan perjalanan singkat dan intens yang dipenuhi dinamika emosi. Secara musikal, Radioshifter tetap mempertahankan ciri khasnya, namun terdengar lebih hangat dan berani dalam permainan dinamika.
Proses perekaman ‘Kontras’ dilakukan di Studio Radiostreet dengan Apek sebagai produser. Pendekatan analog yang digunakan memberi kesan kasar dan otentik pada keseluruhan suara. Keseluruhan materi ‘Kontras’ ditulis dan diproduksi sepanjang tahun 2025, yang dianggap Radioshifter sebagai periode refleksi paling jujur dalam perjalanan mereka.
Menurut Radioshifter, ‘Kontras’ bukan hanya mengenai perbedaan warna atau bunyi, tetapi juga tentang keberanian untuk menghadapi konflik internal. Musik dalam EP ini menciptakan ruang di mana pertentangan dan kedamaian dapat hidup secara seimbang.
‘Kontras’ telah tersedia di berbagai platform digital seperti Spotify, Apple Music, dan Bandcamp sejak 31 Oktober 2025. Dengan karya ini, Radioshifter menegaskan posisinya sebagai band yang terus berkembang tanpa kehilangan arah emosionalnya.
