Menjelang Lebaran, arus transaksi biasanya ikut melonjak. Orang belanja, kirim uang, bayar kewajiban, hingga menyiapkan kebutuhan mudik. Di tengah situasi seperti itu, Bank Indonesia menyiapkan penyesuaian jadwal operasional agar sistem keuangan tetap tertib selama libur nasional dan cuti bersama Idul Fitri 1447 Hijriah.
Berdasarkan pengaturan yang berlaku, periode penyesuaian operasional Bank Indonesia jatuh pada Rabu, 18 Maret 2026 hingga Selasa, 24 Maret 2026. Pada rentang waktu ini, sejumlah layanan utama dihentikan sementara, sementara beberapa kanal transaksi tetap dibuka untuk menjaga kelancaran kebutuhan masyarakat.
Layanan utama BI yang berhenti sementara
Selama masa libur tersebut, sistem BI-RTGS, BI-SSSS, dan BI-ETP tidak beroperasi. Layanan SKNBI juga ikut dihentikan. Di sisi lain, operasional layanan kas Bank Indonesia tidak berjalan selama periode libur Lebaran.
Bank Indonesia juga menghentikan seluruh kegiatan transaksi operasi moneter, baik dalam rupiah maupun valuta asing, selama masa tersebut. Artinya, aktivitas yang biasanya menopang likuiditas pasar ikut menyesuaikan jadwal libur nasional.
BI-FAST tetap dibuka untuk transaksi cepat
Di tengah penghentian sejumlah layanan, BI-FAST tetap beroperasi penuh. Jalur transfer dana ini menjadi salah satu opsi yang masih bisa digunakan masyarakat untuk mengirim uang secara instan selama libur Idul Fitri.
Kebijakan ini penting karena kebutuhan transfer saat Lebaran biasanya tidak bisa ditunda. Dengan BI-FAST tetap aktif, masyarakat masih memiliki akses transaksi yang cepat meski layanan lain sedang libur.
Kurs acuan ikut menyesuaikan jadwal libur
Selama periode tersebut, Bank Indonesia tidak menerbitkan Kurs JISDOR maupun Kurs Acuan Non-USD/IDR. Untuk kebutuhan acuan selama libur, BI menggunakan kurs referensi dari hari kerja terakhir sebelum masa penyesuaian dimulai.
Melalui pengaturan ini, Bank Indonesia menegaskan bahwa penyesuaian operasional bukan semata soal libur, melainkan bagian dari upaya menjaga layanan sistem keuangan tetap terkontrol saat aktivitas masyarakat meningkat tajam menjelang dan selama Idul Fitri.
Sumber: Bank Indonesia.
