Pemerintah Bersiap untuk Transformasi GBK Setelah Pengosongan Hotel Sultan
Pada Kamis, 25 Juni 2026, Pemerintah Indonesia kembali menunjukkan tanda-tanda persiapan untuk mengawali babak baru dalam pengembangan kawasan Gelora Bung Karno (GBK). Hal ini terjadi setelah proses pengosongan Hotel Sultan berjalan sesuai rencana.
GBK Siap Dijadikan Destinasi Baru dengan Sentuhan Prabowo Subianto
Presiden Prabowo Subianto telah memberikan perintah langsung kepada Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) untuk merancang ulang dan menyiapkan masterplan pengembangan kawasan strategis tersebut. Wakil Menteri Sekretaris Negara, Juri Ardiantoro, mengkonfirmasi bahwa Danantara telah diberikan mandat untuk merancang arah pembangunan GBK.
Penyusunan Masterplan dan Fokus Pengembangan
Detail konsep dari masterplan yang sedang disiapkan masih dirahasiakan oleh pemerintah. Namun, yang pasti pengembangan GBK akan difokuskan pada kepentingan publik dan optimalisasi aset negara. Proses pengosongan Hotel Sultan sendiri sedang berjalan, dan setelah selesai, perhatian akan beralih ke nasib para pekerja yang terdampak.
Pusat Pengelola Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK) sedang melakukan pendataan dan verifikasi terhadap pegawai Hotel Sultan untuk memungkinkan pemberdayaan kembali dalam pengelolaan kawasan GBK ke depan. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperhatikan seluruh aspek yang terkait dengan transformasi GBK.
Meskipun belum ada detail jelas mengenai rencana pengembangan, tetapi keputusan pemerintah untuk mempersiapkan kawasan GBK sebagai destinasi baru menandakan upaya untuk membawa angin segar bagi kawasan bergengsi tersebut.
