Pabrik Gula Tjepiring di Kendal Konsisten Serap Tebu Petani
Pabrik Gula (PG) Tjepiring di Kendal, Jawa Tengah, menegaskan komitmennya untuk menyerap tebu petani pada musim giling 2026. General Manager PG Tjepiring, Tri Mintorogojati, menyatakan bahwa pabrik ini secara konsisten menerima pasokan tebu dari kebun petani setiap tahun, terutama di wilayah Jawa Tengah. Langkah ini dianggap penting dalam menjaga industri gula dan mendukung kesejahteraan petani.
Sinergi Antara Industri dan Kebijakan Pemerintah
PG Tjepiring merupakan bagian dari PT Industri Gula Nusantara (PT IGN). Partisipasi PT IGN dalam menjamin penyerapan tebu dari petani mencerminkan sinergi antara industri dan kebijakan pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Peraturan Presiden Nomor 40 Tahun 2023 juga menjadi pedoman dalam program swasembada gula nasional dan pengembangan bioethanol sebagai bahan bakar nabati.
Program Swasembada Gula Nasional
Program swasembada gula nasional bertujuan untuk mencapai swasembada gula konsumsi pada tahun 2028 dan swasembada gula industri pada tahun 2030. Strategi yang diterapkan meliputi peremajaan tebu, penyediaan benih unggul, revitalisasi pabrik gula, serta kewajiban bagi pabrik rafinasi untuk memiliki kebun tebu sendiri. Tri menegaskan bahwa komitmen PG Tjepiring dalam menyerap tebu petani merupakan bentuk dukungan nyata terhadap kebijakan pemerintah.
Dengan demikian, PG Tjepiring terus berperan aktif dalam mendukung program swasembada gula nasional dan memastikan ketersediaan pasokan tebu dari petani setiap tahun. Semua ini dilakukan untuk menjaga keberlanjutan industri gula dan meningkatkan kesejahteraan petani di Indonesia.
