Musik Natal mulai mengambil tempat di Spotify meski musim liburan masih beberapa bulan lagi. Per 1 Oktober 2026, lagu-lagu bertema Natal diputar rata-rata 36,2 juta kali setiap hari di platform tersebut. Di antara rilisan yang paling banyak didengarkan sepanjang musim ini, “Merry Christmas, Please Don’t Call” milik Bleachers menempati posisi teratas.
Lonjakan aktivitas itu terlihat sejak September. Pengguna Spotify membuat lebih dari 100.000 playlist bertema liburan sepanjang bulan tersebut. Playlist editorial Christmas Hits juga berada di peringkat ke-64 dalam daftar playlist editorial Spotify dengan jumlah pemutaran tertinggi per 25 September.
Bleachers memimpin daftar lagu Natal
Bleachers berada di posisi pertama dalam daftar lagu liburan yang paling banyak diputar sejauh musim 2026. Alex Crichton mengikuti dengan “Merry Christmas, i miss you”, sementara Sia menempati urutan ketiga melalui “Snowman”. Dua lagu klasik melengkapi lima besar, yakni “Last Christmas” dari Wham! di posisi keempat dan “All I Want For Christmas Is You” milik Mariah Carey di posisi kelima.
Perkembangan tersebut bertepatan dengan peluncuran “Holidays on Spotify” pada 1 Oktober. Program ini akan berlangsung hingga Natal dan menghadirkan berbagai rilisan musik, konten bertema liburan, serta data baru mengenai kebiasaan mendengarkan pengguna. Spotify juga akan mengungkap lagu, artis, dan album yang paling banyak diputar selama periode Natal 2026.
Sejumlah negara lebih cepat memasuki musim Natal
Data Spotify memperlihatkan bahwa respons terhadap musik Natal tidak dimulai pada waktu yang sama di setiap negara. Pendengar di Barbados mulai meningkatkan streaming lagu-lagu liburan sejak 1 Oktober, hampir sebulan lebih awal daripada rata-rata global yang berada di sekitar 30 Oktober. Liechtenstein, Denmark, dan Islandia juga termasuk wilayah yang lebih cepat memasuki musim musik Natal dibandingkan banyak negara lainnya.
Filipina mencatat pola yang lebih kuat. Sepanjang September, musik liburan menyumbang 1,3 persen dari seluruh streaming Spotify di negara tersebut. Persentase itu lebih dari dua kali lipat dibandingkan negara dengan angka tertinggi berikutnya, yaitu Kolombia.
Filipina juga menjadi negara dengan pencarian terkait musik liburan terbanyak di Spotify sepanjang musim ini. Setelahnya, daftar tersebut diikuti pengguna dari Amerika Serikat, Inggris, Indonesia, dan Jerman.
Lagu klasik tetap mendominasi
Meski rilisan baru terus bertambah, katalog lama masih menjadi bagian penting dari kebiasaan mendengarkan musik Natal. “All I Want for Christmas Is You” dari Mariah Carey tercatat sebagai lagu liburan dengan jumlah streaming tertinggi sepanjang sejarah Spotify. Michael Bublé menjadi artis liburan paling populer di platform tersebut.
Dominasi lagu klasik juga tercermin dalam data Spotify pada Desember tahun lalu. Lima lagu liburan yang paling banyak diputar di Amerika Serikat saat itu semuanya telah berusia lebih dari 30 tahun. Di antaranya terdapat “Rockin’ Around The Christmas Tree” yang dibawakan Brenda Lee dan “Rudolph, The Red-Nosed Reindeer” milik Dean Martin.
Spotify masih menyiapkan tambahan konten untuk musim ini, termasuk “Spotify Singles: Holiday Collection”. Program tersebut memberi kesempatan kepada para artis untuk membawakan kembali lagu-lagu liburan yang telah dikenal, sekaligus menambah pilihan baru di tengah katalog Natal yang setiap tahun kembali ramai diputar.
