Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, telah berjanji kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa Indonesia akan menghentikan impor avtur pada tahun 2027. Hal ini diungkapkan dalam peresmian Infrastruktur Energi Terintegrasi Pertamina RDMP Balikpapan. Bahlil menyatakan bahwa RDMP Balikpapan akan meningkatkan kapasitas produksi minyak dalam negeri sehingga impor avtur akan dihentikan pada tahun 2027. Meskipun begitu, impor yang dilakukan ke depan hanya akan sebatas minyak mentahnya saja. Selain itu, Bahlil juga menargetkan bahwa operasional RDMP Balikpapan akan membuat Indonesia berhenti mengimpor solar mulai tahun ini. Dukungan peningkatan kapasitas kilang dan program biodiesel B40 hingga B50 akan memastikan kebutuhan solar terpenuhi. Bahlil juga memerintahkan agar Pertamina dapat meningkatkan kapasitas dan kualitas produk yang dihasilkan, termasuk dalam memproduksi BBM jenis RON 92, RON 95, dan RON 98. Prabowo pun optimis bahwa Indonesia akan menjadi negara yang tidak lagi impor energi dalam 5 hingga 7 tahun ke depan, dengan mengembangkan energi baru dan terbarukan.
