Pada Kamis, 5 Februari 2026, IHSG dibuka dengan menguat 7 poin atau 0,10 persen di level 8.154. Menurut Head of Retail Research PT BNI Sekuritas, Fanny Suherman, IHSG berpotensi melemah pada perdagangan hari itu karena menunggu rilis data GDP Indonesia. Bursa Asia-Pasifik, di sisi lain, mengalami kenaikan pada Rabu kemarin meskipun Wall Street mengalami penurunan akibat aksi jual saham teknologi AS. Di negara-negara Asia seperti Jepang, Hong Kong, Taiwan, Australia, Korea Selatan, Singapura, dan Malaysia, terjadi pergerakan indeks yang berbeda-beda. Saat itu, saham Nintendo turun lebih dari 9 persen meskipun mempertahankan perkiraan penjualan. Sementara itu, Wall Street juga mengalami penurunan dengan saham teknologi menjadi pemicu utamanya. Data ekonomi yang dirilis juga ditunda karena penutupan sebagian pemerintah AS. IHSG diprediksi akan melanjutkan penguatan pada sesi perdagangan tersebut, dengan laju kenaikan sebesar 0,30 persen menjadi 8.146.71.
