Kolaborasi antara dunia industri, pemerintah lokal, dan masyarakat menjadi kunci dalam membangun budaya keselamatan yang kuat dan berkelanjutan. Program Kampung Safety yang digagas oleh PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat melalui Integrated Terminal Jakarta (ITJ) menitikberatkan pada upaya bersama untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman. Sebagai bagian dari peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Pertamina menyelenggarakan Sertifikasi K3 Umum bersama Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) bagi mitra binaan.
Melalui kolaborasi dengan Kelompok Kampung Siaga Bencana dan Kelurahan Tugu Selatan, program ini bertujuan untuk memperkuat kesadaran akan pentingnya keselamatan kerja di tengah masyarakat. Selain pelatihan, peserta juga mendapatkan pembekalan terkait mitigasi dan evakuasi bencana alam serta risiko industri. Kegiatan tersebut juga mencakup Awareness Training di wilayah Kelurahan Rawa Badak Selatan dan Tugu Selatan untuk meningkatkan kesiapsiagaan warga.
Muhammad Hifdhi Nasrillah, Superintendent HSSE & Fleet Integrated Terminal Jakarta, menegaskan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam membangun budaya keselamatan yang komprehensif. Ia menyoroti bahwa keselamatan kerja bukan hanya tanggung jawab industri, melainkan juga perlu didorong dari tingkat komunitas. Dukungan dari pemerintah setempat, seperti Lurah Kelurahan Tugu Selatan, Yuyun Yunarti, sangat diapresiasi sebagai penunjang program ini.
Salah satu peserta sertifikasi, Nadia Qonita, menyambut program ini dengan antusiasme karena memberikan bekal kompetensi yang kuat untuk bersaing di dunia kerja. Ini mencerminkan komitmen Pertamina dan mitra mereka dalam menjalankan program Kampung Safety sebagai langkah nyata dalam meningkatkan keselamatan kerja dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat di Jakarta.
