Singapura terus menunjukkan magnet investasi yang tinggi di tengah ketidakpastian ekonomi global. Pada tahun 2025, komitmen investasi yang masuk diperkirakan akan menciptakan 15.700 lapangan kerja dalam lima tahun ke depan. Lebih dari dua pertiga posisi tersebut menawarkan gaji bulanan di atas 5.000 dolar Singapura atau sekitar Rp66 jutaan.
Ketua lembaga pengembangan ekonomi Singapura, Png Cheong Boon, menjelaskan bahwa pekerjaan yang akan ditawarkan meliputi berbagai tahap karier. Sekitar 40 persen pekerjaan akan berada di sektor jasa, 37 persen di manufaktur, dan 23 persen di riset, pengembangan, serta inovasi. Mayoritas posisi disediakan untuk profesional, manajer, eksekutif, dan teknisi, baik untuk lulusan baru maupun mereka yang ingin beralih karier.
Nilai investasi aset tetap yang masuk pada 2025 mencapai 14,2 miliar dolar Singapura, menunjukkan peningkatan 5,2 persen dari tahun sebelumnya. Meskipun proyeksi pekerjaan tersebut menurun sebesar 16 persen dari tahun sebelumnya, kualitas pekerjaan tetap menjadi prioritas utama.
Untuk mendukung kesiapan tenaga kerja, program pelatihan terus diperkuat dengan peningkatan dalam keterampilan digital. Investasi baru juga mengalir ke sektor-sektor strategis seperti AI, precision medicine, ekonomi hijau, perangkat keras generasi baru, dan teknologi mobilitas, menandakan arah transformasi ekonomi Singapura menuju basis inovasi berteknologi tinggi.
