HomeBeritaSalesforce PHK Massal 2026:...

Salesforce PHK Massal 2026: Ribuan Karyawan Terdampak

Salesforce kembali jadi sorotan setelah memangkas hampir 1.000 karyawan dalam langkah yang dijalankan tanpa banyak publikasi. Di tengah dorongan besar perusahaan teknologi untuk mempercepat adopsi kecerdasan buatan, keputusan ini memperlihatkan sisi lain dari efisiensi digital: semakin agresif AI diintegrasikan, semakin besar pula tekanan terhadap struktur tenaga kerja.

Pemangkasan Menyentuh Banyak Divisi

Pemutusan hubungan kerja tersebut disebut berdampak pada sejumlah lini, mulai dari pemasaran, manajemen produk, analitik data, hingga tim Agentforce yang mengerjakan produk AI milik Salesforce. Langkah ini dilakukan secara relatif senyap dan menjadi salah satu penyesuaian organisasi yang cukup besar dalam tubuh perusahaan.

Agentforce sendiri sebelumnya dipandang sebagai salah satu elemen paling strategis dalam arah bisnis Salesforce. Teknologi ini menjadi bagian inti dari produk yang dikembangkan perusahaan dan didorong sebagai solusi untuk membantu perusahaan memanfaatkan bot otonom guna meningkatkan efisiensi serta produktivitas kerja.

AI Tetap Jadi Fokus Utama

Di saat melakukan pengurangan karyawan, Salesforce justru terus memperkuat integrasi AI dalam operasionalnya. Perusahaan juga dilaporkan memangkas jumlah staf layanan pelanggan secara signifikan dengan penerapan teknologi berbasis kecerdasan buatan.

CEO Salesforce, Marc Benioff, menegaskan bahwa Agentforce tidak terpisahkan dari perusahaan. Pernyataan itu menunjukkan bahwa arah bisnis Salesforce tetap bertumpu pada pengembangan AI, meski konsekuensinya adalah penyesuaian besar pada kebutuhan sumber daya manusia.

Perombakan Kepemimpinan di Tengah Efisiensi

Pemotongan tenaga kerja ini juga berbarengan dengan perubahan struktur kepemimpinan perusahaan. Salesforce diketahui menunjuk enam eksekutif baru untuk mengisi posisi senior, sebuah sinyal bahwa perusahaan tengah merapikan ulang organisasi internalnya sambil mempertahankan laju transformasi teknologi.

Menurut sejumlah analis, langkah Salesforce mencerminkan pola yang makin umum di industri teknologi: berinvestasi besar pada AI, lalu mengompres biaya melalui otomatisasi dan pengurangan tenaga kerja. Di balik narasi efisiensi itu, muncul pertanyaan yang makin sulit dihindari tentang bagaimana perusahaan menjaga keseimbangan antara inovasi dan dampaknya terhadap karyawan.

Berdasarkan laporan yang beredar di kalangan industri teknologi, keputusan Salesforce ini bukan sekadar penghematan, melainkan bagian dari penyesuaian strategi agar perusahaan tetap kompetitif di era AI yang bergerak cepat.

Berita populer

Semua Berita

3 Strategi Perkuat Perdagangan dan Jasa Anggota BRICS oleh Anindya Bakrie

Anindya Bakrie Ajukan 3 Langkah Perkuat Perdagangan dan Jasa BRICS Pada BRICS...

Sajama Cut Rilis Cowabunga Deluxe dalam Kolaborasi Menarik

Sajama Cut Rilis "Cowabunga Deluxe" dengan Kolaborasi Musisi Setelah sukses dengan album...

Kesiapan Militer Bergantung pada Kekuatan Infrastruktur Nonmiliter

Satelit dan jaringan komunikasi menjadi infrastruktur penting bagi kemampuan pertahanan dalam menghadapi konflik modern.

Panasonic: Produk Berdampak Positif & Kepercayaan Konsumen

PT Panasonic Gobel Indonesia Mempertahankan Komitmennya pada Kualitas Produk Pada Sabtu, 12...

Baca Sekarang

3 Strategi Perkuat Perdagangan dan Jasa Anggota BRICS oleh Anindya Bakrie

Anindya Bakrie Ajukan 3 Langkah Perkuat Perdagangan dan Jasa BRICS Pada BRICS Business Forum 2026 di New Delhi, India, Anindya Novyan Bakrie, Ketua Umum Kadin Indonesia, mengusulkan tiga langkah strategis untuk memperkuat perdagangan dan jasa antarnegara anggota BRICS. Langkah Pertama: Kemudahan Mobilitas Perusahaan dan Profesional Anindya mendorong BRICS untuk mempermudah...

Sajama Cut Rilis Cowabunga Deluxe dalam Kolaborasi Menarik

Sajama Cut Rilis "Cowabunga Deluxe" dengan Kolaborasi Musisi Setelah sukses dengan album "Cowabunga" setahun lalu, Sajama Cut kembali menghadirkan materi tersebut dalam versi yang lebih luas melalui "Cowabunga Deluxe". Edisi ini menampilkan sejumlah reinterpretasi lagu-lagu dari musisi lintas generasi dan untuk pertama kalinya tersedia dalam format fisik compact...

Kesiapan Militer Bergantung pada Kekuatan Infrastruktur Nonmiliter

Satelit dan jaringan komunikasi menjadi infrastruktur penting bagi kemampuan pertahanan dalam menghadapi konflik modern.

Panasonic: Produk Berdampak Positif & Kepercayaan Konsumen

PT Panasonic Gobel Indonesia Mempertahankan Komitmennya pada Kualitas Produk Pada Sabtu, 12 September 2026, PT Panasonic Gobel Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat dan menjaga kepercayaan konsumen melalui kualitas produk yang terbukti kompeten. Direktur PT Panasonic Gobel Indonesia, Arif Gobel, menekankan bahwa komitmen tersebut...

Tips Penting: Bangunkan Anak Saat Jadwal Minum Obat

Menjaga Kesehatan Anak Saat Minum Obat Ketika anak sedang sakit, tentu saja sebagai orang tua yang peduli, kita ingin melakukan segala cara agar kondisinya cepat pulih. Salah satu momen yang sering kali menimbulkan pertanyaan adalah saat anak tertidur saat jadwal minum obat. Apakah anak perlu dibangunkan atau tidak? Sebagian...

Reality Club Live Session Album Who Knows Where Life Will Take You? – SEO Terbaik

Reality Club Rilis Video Live Session dari Album "Who Knows Where Life Will Take You?" Reality Club merilis sesi live yang dinamakan "Who Knows Where Life Will Take You? | Live Session" pada 11 September 2026 di kanal YouTube mereka. Sesuai dengan nama album keempat mereka, sesi ini...

Arti Mimpi Tersesat di Gunung: Pertanda Baik atau Buruk?

Jika sebagian besar orang pasti pernah mengalami mimpi tersesat di sebuah gunung. Sensasi tersebut bisa terasa begitu nyata, terutama ketika dalam mimpi seseorang berada di lokasi yang asing dan sulit dijangkau. Namun, tahukah Anda bahwa mimpi tersebut sebenarnya mengandung makna tertentu yang bisa diartikan sebagai pertanda baik...

Integrasi Prinsip GRC dalam Proses Bisnis Brantas Abipraya

Brantas Abipraya Integrasikan Prinsip GRC dalam Pertumbuhan Bisnis Berkelanjutan Pada Jumat, 11 September 2026, PT Brantas Abipraya (Persero) menegaskan komitmennya dalam menerapkan prinsip Governance, Risk Management, and Compliance (GRC) dengan dukungan penerapan Good Corporate Governance (GCG) guna mendorong pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan. Sinergi GRC dan GCG Sekretaris Perusahaan PT Brantas...

Tips Penanganan Keracunan Makanan: 7 Cara Pertolongan Pertama

Penanganan dan Pertolongan Pertama saat Keracunan Makanan Penanganan dan Pertolongan Pertama saat Keracunan Makanan Jakarta (ANTARA) - Keracunan makanan dapat terjadi setelah seseorang mengonsumsi makanan...

Review Lagu Jaguar Pop Sebelum Pagi: Debut Single yang Gelisah

Jaguar Pop Pamerkan Debut Single "Sebelum Pagi" Unit indie rock asal Mojokerto, Jaguar Pop, merilis debut single mereka yang berjudul "Sebelum Pagi". Lagu ini merupakan perpaduan elemen indie rock, power pop, dan alternatif yang mengangkat berbagai pikiran dan perasaan pada masa larut malam. Inspirasi Dari Pengalaman Pribadi Single "Sebelum Pagi"...

Tragedi Tewasnya 3 Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya: Fakta dan Kronologi

Tiga Korban Tewas dalam Serangan Kelompok Bersenjata di Jayawijaya, Papua Pada Rabu, 9 September 2026, tiga pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya di Papua Pegunungan tewas setelah diserang oleh kelompok bersenjata saat sedang menjalankan tugas. Peristiwa tersebut terjadi di Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya,...

7 Kemungkinan Penyebab Lemas Meski Tidur Cukup

Jakarta (ANTARA) - Rasa lemas yang persisten meskipun sudah cukup tidur tidak selalu mengindikasikan kebutuhan tubuh akan istirahat lebih lanjut. Kondisi ini dapat dipengaruhi oleh kualitas tidur, gaya hidup, kekurangan nutrisi, hingga masalah kesehatan tertentu. Penyebab Tubuh Sering Lemas Meski Tidur Cukup Kelelahan atau fatigue berbeda dengan rasa mengantuk...